
Daftar peserta Le Mans 24 Jam 2026 telah diumumkan, menampilkan 62 mobil dan sejumlah cerita menarik yang akan mewarnai balapan ketahanan paling bergengsi ini. Dari para juara sebelumnya hingga pendatang baru dari berbagai belahan dunia, kompetisi tahun ini menjanjikan persaingan sengit dan banyak momen bersejarah.
Pengalaman Juara dan Pendatang Baru
Tercatat sebanyak 19 juara Le Mans dari tahun-tahun sebelumnya akan kembali berlomba, termasuk Romain Dumas yang akan menjalani penampilan ke-24, dan Richard Lietz yang mengikuti 20 kali berturut-turut. Sebastien Bourdais juga akan memulai Le Mans ke-19-nya, menambah kedalaman pengalaman di lintasan.
Tim RD Limited, pemenang balapan Asian Le Mans Series di kelas LMP2, akan melakukan debutnya di Le Mans 24 Jam bersama tim yang dikomandani oleh Romain Dumas. Sementara itu, Garage 59 akan tampil dengan nama sendiri setelah sebelumnya berkolaborasi dengan Inception Racing.
Diversitas Pembalap dan Tim
Ada tiga pembalap bernama Jensen dari Denmark yang berlaga di LMP2, masing-masing dengan tingkat pengemudi yang berbeda. Sebanyak 35 dari 62 mobil akan membawa pembalap non-Pro (Bronze), menunjukkan keterbukaan balapan ini terhadap berbagai level keahlian.
Esteban Masson, pembalap penuh musim di Akkodis ASP Lexus LMGT3, akan pindah ke Panis Racing, tim yang membawanya meraih gelar ELMS sekaligus finis kedua dramatis di Le Mans musim lalu. Jack Hawksworth akan menggantikan Masson sementara di nomor #78 Lexus RC F GT3.
Faktor Keluarga dan Sejarah
13 pembalap yang telah diumumkan memiliki latar belakang setidaknya satu start di Formula 1. Uniknya, ada lima putra dan satu cucu dari mantan pembalap F1 yang akan berlomba. Selain itu, kehadiran Ferdi Habsburg dan Pangeran Jefri menambah warna dengan dua anggota keluarga kerajaan.
Giuliano Alesi, putra dari Jean Alesi yang juga pernah dua kali mengikuti Le Mans, akan melakukan debutnya pada balapan ini. Hal ini menambah kisah keluarga pembalap legendaris yang masih berlanjut di arena ketahanan.
Merek Baru dan Fakta Menarik
Genesis akan menjadi merek Korea Selatan pertama yang berpartisipasi secara resmi di Le Mans, menulis sejarah baru untuk negara tersebut. Namun Ssangyong pernah mendukung upaya WR pada 1996.
Tim dari Qatar, QMMF by Iron Lynx AMG (#62), juga mencatat sejarah sebagai tim Qatari pertama di Le Mans. Pembalap Silver Julian Hanses, yang menang di Creventic 992 Middle East Trophy tahun lalu, juga menjadi salah satu pendatang baru yang menarik untuk disaksikan.
Peran Wanita di Le Mans
Jumlah pembalap wanita menurun menjadi hanya dua, yakni Doriane Pin di tim Duqueine LMP2 dan Lilou Wadoux di Richard Mille AF Corse LMGT3. Penurunan ini terjadi setelah keluarnya Iron Dames dari kompetisi.
Statistik Kelas dan Mobil
Dalam kelas LMP2 terdapat 19 mobil, jumlah terbesar sejak 2023. Subkelas LMP2 Pro-Am diikuti oleh 10 mobil, sama banyaknya dengan rekor tertinggi sejak dibentuk enam tahun lalu.
Terdapat empat mobil Corvette Z06 GT3.R, jumlah tertinggi mobil yang berbasis C8 dalam sejarah Le Mans, yang menyamai empat mobil yang diturunkan pada 2016 di kelas LM GTE Pro dan Am. Sedangkan Porsche hanya menurunkan dua mobil LMGT3, jumlah terendah sejak debut mereka 75 tahun lalu.
Tim dan Pembalap Cadangan
GR Racing berada pada status cadangan untuk kedua kalinya berturut-turut setelah sembilan kali berpartisipasi berkelanjutan. Sementara itu, Dario Franchitti, juara empat kali IndyCar dan pemenang dua kali Rolex 24 serta Sebring 12 Hours, juga masuk daftar cadangan bersama Blackthorn Aston Martin, walaupun hingga kini belum ada konfirmasi bahwa dia akan memulai balapan.
Penampilan tim sekaligus pembalap yang beragam ini memperlihatkan kompleksitas dan dinamika menarik balapan 24 jam Le Mans 2026. Keterlibatan nama-nama legendaris, pendatang baru, merek mobil ikonik, serta cerita personal menciptakan suasana kompetisi yang tidak hanya menantang secara teknis, tapi juga kaya akan sejarah dan strategi balap.
Source: www.dailysportscar.com




