Oracle Pangkas Ribuan Karyawan, Taruhan Besar di Balik Ledakan Belanja AI

Oracle mulai memberi tahu karyawan bahwa perusahaan akan memangkas ribuan pekerjaan di tengah tekanan pasar yang meningkat akibat belanja besar untuk infrastruktur kecerdasan buatan. Langkah ini muncul saat harga saham Oracle tertekan, sementara perusahaan terus mengucurkan modal besar untuk membangun kapasitas pusat data yang bisa menopang beban kerja AI.

CNBC mengonfirmasi pemutusan hubungan kerja ini melalui dua sumber yang mengetahui langsung perkara tersebut. Business Insider lebih dulu melaporkan gelombang pemangkasan terbaru itu, sementara Oracle belum memberi komentar resmi saat kabar ini mencuat ke publik.

Tekanan datang dari dua arah

Oracle menghadapi situasi yang tidak ringan karena bisnis intinya ikut terkena kekhawatiran pasar terhadap risiko kompetitif dari model AI generatif. Di saat yang sama, investor juga menyoroti besarnya utang yang dihimpun perusahaan untuk mendanai investasi AI dan arus kas yang terus menipis.

Pada perdagangan saham, Oracle tercatat turun 25% sepanjang tahun ini. Penurunan itu lebih dalam dibandingkan sejumlah raksasa teknologi lain, dan memperkuat kekhawatiran bahwa pasar belum sepenuhnya yakin dengan strategi belanja agresif perusahaan.

Belanja AI terus membesar

Oracle tetap menjual basis data andalannya untuk menyimpan dan melayani informasi korporasi, tetapi perusahaan juga semakin agresif membangun infrastruktur cloud. Dalam beberapa tahun terakhir, Oracle menaikkan belanja modal untuk mengejar kebutuhan pusat data yang mampu memproses beban kerja AI, termasuk dengan menambah kapasitas bersama para pesaing cloud seperti Amazon.

Langkah ekspansi itu memaksa Oracle lebih sering memanfaatkan pasar utang. Pada Januari, perusahaan mengumumkan rencana untuk menghimpun dana sebesar $50 miliar melalui kombinasi utang dan ekuitas, sebelum para eksekutif menyebut pada laporan pendapatan bulan lalu bahwa tidak ada rencana tambahan untuk menerbitkan utang pada 2026.

Informasi penting dari laporan terbaru Oracle

  1. Oracle telah mulai menyampaikan pemangkasan ribuan karyawan.
  2. Perusahaan memiliki 162.000 karyawan per Mei 2025.
  3. Saham Oracle turun 25% sepanjang tahun ini.
  4. Oracle mengumumkan rencana penghimpunan dana $50 miliar pada Januari.
  5. RPO Oracle melonjak 359% menjadi $455 miliar pada September.
  6. TD Cowen menilai pengurangan 20.000 hingga 30.000 karyawan bisa menambah free cash flow $8 miliar sampai $10 miliar.

Kontrak besar, tetapi modal juga terkunci

Pada September, Oracle mengungkap remaining performance obligations atau RPO yang melonjak 359% menjadi $455 miliar setelah kesepakatan dengan OpenAI senilai lebih dari $300 miliar. RPO menggambarkan pendapatan yang sudah dikontrak, tetapi belum diakui sebagai pendapatan dalam laporan keuangan.

Beberapa minggu setelah itu, Oracle juga mengumumkan perubahan kepemimpinan dengan menunjuk Mike Sicilia dan Clay Magouyrk untuk menggantikan Safra Catz sebagai CEO. Perubahan ini menambah sorotan pada arah strategi perusahaan di tengah kebutuhan menyeimbangkan pertumbuhan AI dan kesehatan neraca keuangan.

Efisiensi jadi alasan yang ikut diperhitungkan

Analis TD Cowen sebelumnya menulis bahwa pemangkasan 20.000 sampai 30.000 karyawan berpotensi meningkatkan free cash flow sebesar $8 miliar sampai $10 miliar. Perkiraan itu menempatkan efisiensi biaya sebagai salah satu alat utama Oracle untuk menjaga fleksibilitas finansial saat investasi AI terus menuntut dana besar.

Para eksekutif Oracle tetap menyatakan bahwa investasi AI akan membuahkan hasil seiring waktu. Clay Magouyrk mengatakan dalam panggilan pendapatan awal bulan ini bahwa permintaan untuk infrastruktur AI, baik GPU maupun CPU, masih melampaui pasokan dan dampaknya terlihat langsung pada RPO perusahaan yang besar.

Situasi Oracle kini mencerminkan dilema besar di sektor teknologi, yaitu mengejar peluang AI yang sangat cepat tumbuh sambil menahan tekanan biaya, utang, dan kepercayaan investor. Gelombang pemangkasan ribuan pekerjaan ini menjadi sinyal bahwa ekspansi AI Oracle berjalan beriringan dengan pengetatan internal yang cukup besar.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.cnbc.com

Berita Terkait

Back to top button