TKA SMP Dimulai 6 April 2026, Wamendikdasmen Tekankan Simulasi Jadi Kunci

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, mengingatkan siswa SMP agar tidak mengabaikan simulasi Tes Kompetensi Akademik atau TKA. Peringatan itu disampaikan saat ia meninjau kesiapan pelaksanaan TKA di sejumlah sekolah di Kabupaten Karangasem, Bali.

Fajar menilai simulasi membantu siswa mengenali bentuk soal sebelum ujian utama digelar. Ia menyebut latihan awal bisa membuat peserta lebih siap menghadapi karakter soal, terutama pada mata pelajaran seperti Matematika yang membutuhkan logika dan strategi pengerjaan.

Simulasi dinilai bantu siswa memahami pola soal

Fajar menjelaskan simulasi menjadi penting karena siswa dapat mempelajari model soal yang akan muncul dalam TKA. Menurut dia, pemahaman terhadap pola pertanyaan dapat membantu siswa menemukan cara menjawab dengan lebih tepat dan efisien.

“Simulasi itu penting. Ada soal-soal Matematika yang logika, trik-trik mengerjakan soal. Kalau sudah hafal model soal akan tahu bagaimana cara mengerjakannya,” ujarnya, Rabu (1/4/2026), dikutip dari kemendikdasmen.go.id.

Ia juga meminta sekolah memastikan peserta didik tidak mengikuti TKA dengan beban berlebihan. Dalam dialog bersama siswa, Fajar menekankan bahwa asesmen ini perlu dipahami sebagai bagian dari proses belajar, bukan semata-mata ajang mengejar nilai.

TKA tidak menentukan kelulusan

Fajar menegaskan TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Karena itu, peserta didik diminta tetap tenang dan fokus mempersiapkan diri sesuai kemampuan yang dimiliki.

Menurutnya, hasil TKA justru dapat dimanfaatkan sebagai salah satu indikator seleksi pada jalur prestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Data hasil asesmen juga bisa dipakai untuk memverifikasi capaian pembelajaran yang tercantum dalam rapor.

Ia menyebut model soal TKA dirancang agar lebih kritis, logis, dan aplikatif. Dari dialog dengan siswa, Fajar mengaku melihat pemahaman yang baik mengenai tujuan asesmen tersebut.

Jadwal pelaksanaan TKA untuk SMP dan SD

Program TKA akan dijalankan berbasis komputer untuk siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP. Jadwal pelaksanaan sudah disusun dengan memperhatikan kesiapan infrastruktur serta kondisi masing-masing daerah.

Berikut rincian jadwal yang disampaikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah:

  1. TKA SMP: 6 April hingga 16 April 2026
  2. TKA SD: 20 April hingga 30 April 2026
  3. Pengolahan hasil: 18 Mei hingga 23 Mei 2026
  4. Pengumuman hasil: 24 Mei 2026

Seluruh rangkaian asesmen ini menggunakan sistem berbasis komputer. Pemerintah menekankan kesiapan perangkat, jaringan, dan kondisi satuan pendidikan agar pelaksanaan berjalan lancar.

Hasil asesmen berisi deskripsi capaian

Penilaian TKA tidak hanya menghasilkan skor, tetapi juga deskripsi capaian untuk tiap murid. Pendekatan ini dipakai agar hasil asesmen memberi gambaran yang lebih adil dan informatif mengenai kemampuan siswa.

Kementerian menyebut penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan dan karakteristik soal. Dengan begitu, hasil yang diterima siswa dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kompetensi di tahap pendidikan berikutnya.

Di Karangasem, tinjauan Wamendikdasmen juga dimaksudkan untuk memastikan sekolah siap menghadapi pelaksanaan TKA sesuai jadwal. Pemerintah berharap simulasi dan persiapan teknis yang matang dapat membuat siswa kelas 9 SMP mengikuti asesmen dengan lebih percaya diri saat TKA dimulai pada awal April mendatang.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.kompas.tv
Exit mobile version