Afición Cadista Alza La Voz, Protesta Masiva Contra Vizcaíno Y Contreras

Afición Cádiz CF menyalakan kritik terhadap para petinggi klub menjelang laga melawan Andorra. Ribuan simpatisan cadistas berkumpul untuk memprotes pengelolaan yang mereka nilai tidak transparan dan merugikan tim.

Aksi itu dipusatkan sebelum pertandingan dan kemudian bergerak ke area bawah Tribuna Nuevo Mirandilla, atau JP Financial Estadio, dengan seruan yang menargetkan Presiden Manuel Vizcaíno dan Wakil Presiden Rafael Contreras. Platform cadista 1910 disebut lebih dulu mengajak suporter turun ke jalan dan menggelar pertemuan massal pada pukul 17.00 di Plaza Ana Orantes.

Gelombang protes di sekitar stadion

Dalam aksi tersebut, para pendukung membagikan selebaran berisi siluet dua pejabat klub dan kalimat tegas, “Fuera del Cádiz”. Pesan itu disertai kritik keras terhadap kebijakan keuangan klub yang dinilai tidak sehat.

Sejumlah suporter menilai kondisi ini tidak lepas dari keputusan manajemen dalam beberapa musim terakhir. Mereka menyebut pendapatan besar yang masuk saat Cádiz bermain di Primera División tidak berujung pada kestabilan finansial yang diharapkan.

Tuduhan soal penyamaran kerugian

Platform kritis itu juga menyoroti dugaan manipulasi angka dalam laporan keuangan internal klub. Mereka mengklaim ada penggunaan “artificios fiscales” untuk menutup kerugian dan mempertahankan citra keuangan yang lebih baik dari kondisi sebenarnya.

  1. Mereka menyebut klub telah “memoles” rekening untuk menyembunyikan krisis.
  2. Mereka menuduh ada dana sebesar 7 juta euro yang ditempatkan ke dalam sebuah dana investasi.
  3. Mereka juga menyoroti revaluasi 6,5 juta euro pada tahun berikutnya untuk menutupi kerugian lebih dari 4 juta euro.

“Hay que echarlos,” bunyi salah satu pernyataan yang disebarkan dalam aksi itu. Seruan tersebut menegaskan tudingan bahwa pendapatan saat berada di Primera División tidak dikelola secara tepat, sementara para pemimpin klub disebut ikut mengambil keuntungan besar.

Sorotan pada transaksi dan keuntungan yang dipersoalkan

Kelompok ini juga mengangkat dugaan transaksi tanah di Puerto de Santa María yang menurut mereka menimbulkan keuntungan semu. Mereka menyebut Vizcaíno dan Contreras menerima sedikitnya 2 juta euro pada musim yang sama, lalu membeli sebidang tanah senilai 2 juta euro dan menjualnya ke salah satu afiliasi mereka seharga 8 juta euro.

Menurut narasi protes tersebut, selisih 6 juta euro itu dianggap sebagai keuntungan yang tidak riil. Mereka menilai langkah itu dipakai untuk menyamarkan kehilangan sekitar 5 juta euro, sehingga kritik terhadap manajemen klub semakin mengeras.

Tekanan suporter terhadap arah klub

Aksi di sekitar Nuevo Mirandilla menunjukkan hubungan yang semakin tegang antara basis pendukung dan pimpinan klub. Protes ini juga menandakan bahwa isu tata kelola dan transparansi keuangan kini menjadi perhatian utama cadismo, bukan hanya hasil di lapangan.

Dengan pertandingan melawan Andorra sebagai latar, suara suporter Cadiz berubah menjadi pesan politik olahraga yang jelas kepada manajemen. Di tengah tuntutan perubahan, perhatian publik kini tertuju pada bagaimana klub merespons kritik keras yang datang langsung dari tribun pendukungnya.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: as.com

Berita Terkait

Back to top button