Pengakuan Shindy Samuel Soal Nafkah Batin, Rumah Tangga Dengan Rendy Kian Retak

Shindy Samuel mengungkap kondisi rumah tangganya dengan Rendy Samuel yang kini menjadi sorotan publik setelah ia blak-blakan soal jarangnya mendapat nafkah batin selama berumah tangga. Pengakuan itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara yang kemudian ramai dibicarakan di media sosial dan kanal video.

Ia menyebut frekuensi hubungan suami istri dalam pernikahannya berlangsung sangat jarang, bahkan sempat hanya terjadi berbulan-bulan sekali. Shindy juga mengaitkan hal itu dengan kondisi fisiknya saat berat badannya mencapai 178 kilogram.

Pengakuan Shindy soal nafkah batin

Dalam tayangan di kanal YouTube @MelaneyRicardo1, Shindy mengaku nafkah batin dari suaminya memang ada, tetapi jaraknya sangat panjang. Ia menjelaskan bahwa dalam masa pernikahan, hubungan suami istri bisa terjadi sekitar delapan bulan sekali, bahkan belakangan sempat tidak terjadi selama satu tahun setengah.

“Ya aku tuh dinafkahi batin iya, tapi ya dalam waktu yang sangat panjang kayak 8 bulan sekali. Kayak sekarang udah setahun setengah enggak hubungan,” ujar Shindy dalam pernyataannya yang dikutip dari video tersebut.

Ia menegaskan bahwa situasi itu juga terjadi saat awal pernikahan, meski tetap ada hubungan intim. Namun, menurut pengakuannya, ritmenya tetap tidak sering dan jauh dari kondisi yang umum dialami pasangan suami istri.

Dugaan alasan di balik jarangnya hubungan

Shindy menduga kondisi tubuhnya ikut memengaruhi dinamika rumah tangganya. Ia menilai sang suami mungkin merasa kesulitan ketika berhubungan intim dengannya karena tubuhnya yang besar saat itu.

“Karena dia nya enggak mau. Mungkin dia nya juga berat kali ya, dia nya sesak kali ya berhubungan badan sama istri yang berbadan besar kayak aku,” katanya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Shindy tidak hanya menyoroti sisi relasi dengan suami, tetapi juga mengaitkannya dengan kondisi kesehatan dan kepercayaan diri dalam rumah tangga. Ia menyadari bahwa berat badan dapat berdampak pada kedekatan fisik pasangan.

Rasa bersalah dan refleksi pribadi

Di balik pengakuannya, Shindy juga menunjukkan sikap reflektif atas situasi yang dialaminya. Ia tidak sepenuhnya menyalahkan Rendy Samuel dan justru mengaku ikut bertanggung jawab atas kondisi yang terjadi dalam pernikahan mereka.

“Dan aku juga minta maaf, kalau di islam katanya harus memberi suami ya gitu,” ucapnya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa dirinya merasa bersalah karena belum mampu menjaga kondisi tubuhnya dengan baik. Dalam pandangannya, hal itu juga berkaitan dengan ajaran yang ia pahami dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

“Jadi mungkin aku yang salah yang tidak bisa menjaga diri aku, sehingga suami aku belum bisa menafkahi bati aku dengan ajaran islam gitu,” lanjut Shindy.

Rangkuman pengakuan Shindy Samuel

  1. Shindy menyebut jarang mendapat nafkah batin dari Rendy Samuel.
  2. Frekuensi hubungan intim disebut sangat jarang, sekitar delapan bulan sekali.
  3. Ia mengatakan kondisi itu sempat membuat mereka tidak berhubungan selama satu tahun setengah.
  4. Shindy menduga ukuran tubuhnya ikut memengaruhi kedekatan fisik dengan suami.
  5. Ia mengaku merasa bersalah dan menempatkan dirinya sebagai bagian dari persoalan rumah tangga.

Pernyataan Shindy menambah perhatian publik terhadap hubungan rumah tangganya yang sebelumnya juga disebut sudah berada di ujung perpisahan. Ia bahkan mengungkap bahwa pernikahannya dengan Rendy Samuel telah sampai pada talak tiga dan tidak lagi dapat dipertahankan, sehingga cerita tentang nafkah batin ini ikut memperkuat gambaran mengenai beratnya kondisi rumah tangga yang sedang ia hadapi.

Source: www.grid.id
Exit mobile version