Ribuan Jamaah Haji Pasuruan Tiba Di Tanah Air, Gus Shobih Sambut Haru Kepulangan Mereka

Ribuan jamaah haji Kabupaten Pasuruan akhirnya kembali ke tanah air setelah menuntaskan seluruh rukun Islam kelima di Tanah Suci Makkah. Kepulangan mereka pada Rabu pagi disambut suasana haru di Komplek Kantor PCNU Kabupaten Pasuruan, tempat keluarga menunggu sejak pagi.

Tangis bahagia mewarnai momen kedatangan itu karena banyak keluarga telah menanti selama 40 hari. Di antara mereka, ada Abdul Manan yang datang setelah salat subuh untuk menyambut kakak kandungnya, pasangan jamaah asal Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, H. Abdul Qodir dan Hj. Romlah.

Kebahagiaan keluarga setelah penantian panjang

Abdul Manan mengaku tidak ingin melewatkan momen kepulangan saudaranya. Ia menyebut kerinduan keluarga sudah lama terpendam, karena sang saudara berangkat lebih dulu ke Makkah.

Ia juga berharap bisa segera menyusul ibadah haji di masa mendatang. Suasana serupa dirasakan banyak keluarga lain yang memenuhi lokasi penjemputan sejak pagi.

Gus Shobih dampingi jamaah sejak berangkat hingga pulang

Wakil Bupati Pasuruan Gus Shobih Asrori juga hadir membersamai para jamaah sejak keberangkatan, saat ibadah berlangsung, hingga kembali ke Pasuruan. Ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kepulangan berjalan lancar dan tertata.

Gus Shobih menuturkan kedatangan jamaah di Bandara Internasional Juanda bahkan lebih cepat dari jadwal semula. Pesawat yang semula dijadwalkan mendarat pukul 03.15 justru sudah tiba pada pukul 02.10.

Duka bagi keluarga jamaah yang wafat

Di tengah kabar gembira itu, Gus Shobih juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya empat jamaah haji Kabupaten Pasuruan saat menjalankan ibadah haji. Ia turut mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan kekuatan.

Ia juga menyebut satu jamaah, H. Mukhtar dari Desa Grogol, Kecamatan Gondangwetan, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bangil karena sakit. Doa kesembuhan pun disampaikan untuk jamaah tersebut.

Imbauan menjaga kesehatan sepulang haji

Setelah kembali ke rumah, para jamaah diminta memperhatikan kondisi tubuh selama masa istirahat. Gus Shobih mengingatkan bahwa selepas berhaji, biasanya banyak tamu datang untuk meminta doa dan barokah.

Ia menekankan pentingnya menjaga pola istirahat agar kondisi fisik tetap stabil. Menurutnya, keramahan menerima tamu tetap perlu diimbangi dengan perhatian pada kesehatan, supaya jamaah tidak sampai lupa makan dan beristirahat.

Source: www.pasuruankab.go.id

Berita Terkait

Back to top button