Spanyol datang ke laga uji coba kontra Peru dengan kebutuhan yang jelas: menang dan memulihkan momentum sebelum Piala Dunia 2026 dimulai. Dua hasil imbang beruntun melawan Mesir dan Irak membuat partai di Estadio Cuauhtemoc, Puebla City, Meksiko, pada Selasa (9/6) pukul 09.00 WIB menjadi ujian penting bagi La Roja.
Pertandingan ini menjadi laga uji coba terakhir Spanyol sebelum masuk ke putaran final. Tim asuhan Luis de la Fuente tergabung di Grup H bersama Tanjung Hijau, Arab Saudi, dan Uruguay, lalu akan memulai kiprah resmi pada 15 Juni melawan Tanjung Hijau.
Spanyol ingin bangkit sebelum turnamen utama
Kemenangan atas Peru dibutuhkan bukan hanya untuk hasil, tetapi juga untuk memperkuat kepercayaan diri skuad. Spanyol masih disebut sebagai salah satu tim paling kuat di turnamen itu karena menempati peringkat kedua FIFA.
Luis de la Fuente juga masih harus menata komposisi tim karena beberapa pemain kunci belum sepenuhnya bugar. Lamine Yamal kemungkinan absen akibat cedera hamstring, sementara Nico Williams diragukan tampil demi menjaga kondisi jelang laga pembuka Piala Dunia.
David Raya diprediksi turun sebagai penjaga gawang setelah mendapat istirahat tambahan usai final Liga Champions. Jika susunan itu dipakai, Spanyol tetap membawa kekuatan yang dalam di semua lini untuk menutup persiapan dengan hasil positif.
Peru datang dengan misi kejutan
Di kubu lawan, Peru masuk ke pertandingan ini dengan situasi yang berbeda jauh. Tim asuhan Mano Menezes sudah dipastikan tidak lolos ke Piala Dunia 2026 setelah terpuruk di papan bawah klasemen kualifikasi zona CONMEBOL.
Meski gagal menembus putaran final, Peru tetap menunjukkan tanda perbaikan. Mereka tidak terkalahkan dalam tiga dari empat laga terakhir dan baru saja menang tipis 2-1 atas Haiti pada Sabtu (6/6), hasil yang memberi dorongan moral bagi Renzo Garces dan kawan-kawan.
Peru kini berada di peringkat 53 dunia dan tetap punya target untuk memberi perlawanan berarti. Menghadapi Spanyol yang jauh lebih tinggi peringkatnya, mereka berharap bisa menciptakan kejutan sekaligus menghibur pendukung yang kecewa dengan kegagalan lolos ke Amerika Utara.
Kabar tim dan prediksi susunan pemain
Peru kehilangan Joao Grimaldo dan Alex Valera karena cedera. Mano Menezes kemungkinan besar akan mengandalkan Jhonny Vidales sebagai ujung tombak, dengan dukungan Jairo Velez di sisi sayap.
Spanyol juga tidak dalam kondisi lengkap. Selain Lamine Yamal dan Nico Williams yang masih bermasalah, mereka tetap diperkirakan menurunkan pemain-pemain inti seperti Gavi, Zubimendi, Torres, Olmo, dan Baena untuk menjaga ritme permainan.
Prediksi susunan pemain memperlihatkan Spanyol tetap membawa pendekatan menyerang. La Roja diperkirakan memakai formasi 4-2-3-1, sementara Peru bisa bertahan dengan 4-3-3 untuk menekan ruang dan mencari peluang lewat transisi cepat.
Catatan pertemuan dan rekor terkini
Kedua tim terakhir kali bertemu pada Mei 2008, saat Spanyol menang 2-1. Setelah kemenangan itu, Spanyol kemudian menjuarai Euro 2008, sehingga publik mereka tentu berharap laga di Puebla City kembali memberi pertanda baik.
Dari lima laga terakhir, Spanyol mencatat dua hasil imbang dan tiga kekalahan, sedangkan Peru membukukan satu kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan. Statistik itu membuat duel ini menarik, karena Spanyol butuh respons cepat sementara Peru mencoba mempertahankan tren membaik meski berada dalam posisi underdog.
Source: mediaindonesia.com