Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua untuk bulan Juni 2025 dengan total bantuan mencapai Rp600.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dalam tahap ini, terdapat penebalan bantuan sembako sebesar Rp400.000 yang dialokasikan untuk KPM tertentu sesuai kriteria khusus. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap mulai akhir Mei hingga pertengahan Juni dan dapat dicek baik secara online maupun offline.
Jadwal Pencairan BPNT Juni 2025
Pencairan bantuan tahap kedua berlangsung secara bertahap berdasarkan penyalur masing-masing. Berikut jadwal resmi penyaluran BPNT Juni 2025:
- Tanggal 2–3 Juni: Penyaluran melalui Bank BRI dan BNI
- Tanggal 3–4 Juni: Penyaluran melalui Bank Mandiri dan Bank BSI
- Tanggal 6–8 Juni: Penyaluran melalui bank-bank lain yang berpartisipasi
- Tanggal 12–17 Juni: Penyaluran melalui PT Pos Indonesia
Dana bantuan akan secara otomatis masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bagi penerima yang menggunakan bank sebagai penyalur, atau didistribusikan langsung lewat kantor pos jika metode tersebut yang dipakai.
Syarat KPM Mendapatkan Bantuan Rp400 Ribu
Bantuan tambahan penebalan sembako sebesar Rp400.000 diberikan kepada KPM tertentu yang memenuhi beberapa persyaratan ketat:
- Memiliki data kependudukan yang valid dan sesuai dengan data dari Dukcapil.
- Status data sudah final dan masuk pada tahap closing di Kemensos.
- Terdaftar dalam kategori prioritas di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
- Sudah memiliki KKS Merah Putih yang diterbitkan oleh bank penyalur seperti BNI, BRI, Mandiri, BTN, atau BSI.
Data ini memastikan bahwa bantuan tepat sasaran kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Cara Cek Pencairan BPNT Secara Online
Penerima manfaat dapat melakukan pengecekan status pencairan dana BPNT dengan mudah melalui beberapa metode online, antara lain:
-
Website Resmi Kemensos
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap dan kode captcha
- Klik tombol “CARI DATA” untuk menampilkan status bantuan
- Cek apakah nama Anda terdaftar dan tindak lanjut pencairan dana
- Aplikasi Cek Bansos di Smartphone
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” melalui Google Play Store
- Daftar dengan data lengkap dan unggah swafoto KTP
- Login kemudian pilih menu “Cek Bansos”
- Pilih jenis bantuan yang ingin dicek, misalnya BPNT atau PKH
Memanfaatkan fitur online ini memudahkan penerima untuk selalu memantau bantuan secara real-time.
Cek Pencairan Secara Offline
Selain online, KPM juga dapat memeriksa pencairan bantuan BPNT secara offline untuk memastikan dana sudah masuk:
- Gunakan KKS pada mesin ATM bank penyalur (seperti BRI, BNI, Mandiri)
- Masukkan KKS ke dalam ATM dan cek saldo akun
- Jika bantuan sudah cair, saldo akan terlihat langsung
Selain itu, KPM dapat datang ke kantor desa atau kelurahan dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk meminta petugas desa memeriksa status pencairan.
Peringatan Penting bagi Penerima Bantuan
Pemerintah mengimbau masyarakat penerima agar berhati-hati dan waspada terhadap penipuan dengan beberapa catatan penting:
- Jangan pernah tergiur tawaran atau permintaan biaya dari calo atau pihak tidak resmi.
- Selalu cek data hanya melalui website resmi Kemensos dan aplikasi yang telah direkomendasikan.
- Pencairan BPNT sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya apapun.
- Jika status pencairan belum masuk pada tahap final closing, saldo bantuan belum akan muncul meskipun sering dicek.
- Sekitar 30% penerima masih menerima bantuan melalui kantor pos, jadi metode distribusi bisa berbeda.
Kriteria Warga yang Tidak Berhak Menerima BPNT
Mengacu pada Kepmen Sosial Nomor 73 Tahun 2024, kelompok yang dikecualikan dari penerima BPNT meliputi:
- Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI dan Polri aktif maupun pensiunan
- Guru bersertifikasi
- Individu atau keluarga yang memiliki penghasilan tetap
- Orang yang sudah meninggal tetapi belum dihapus dari Kartu Keluarga
- Warga yang tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekonomi Nasional (DTKSEN)
Pengecualian ini bertujuan agar bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang memang memerlukan.
Tips untuk Keluarga Penerima Manfaat
Beberapa tips tambahan bagi KPM untuk memastikan kelancaran pencairan dan pemanfaatan BPNT adalah:
- Hindari terlalu sering mengecek saldo jika data belum masuk tahap final closing.
- Pastikan data kependudukan Anda selalu terbaru dan sesuai dengan Dukcapil.
- KPM usia 20–40 tahun yang telah menerima BPNT lebih dari 5 tahun dapat mengajukan Program PENA untuk bantuan tambahan hingga Rp6 juta.
Pemahaman dan kewaspadaan dalam proses pencairan penting agar bantuan bisa diterima sesuai hak.
Pemerintah menunjukkan komitmen penuh untuk memastikan kebutuhan pangan keluarga kurang mampu dapat terpenuhi melalui program BPNT ini. Dengan akses pengecekan yang mudah dan transparan, diharapkan KPM dapat memantau secara aktif status bantuan mereka. Untuk informasi lebih lanjut dan pengecekan data, masyarakat dapat mengakses https://cekbansos.kemensos.go.id. Semoga bantuan ini dapat segera dinikmati oleh keluarga yang berhak dan mendorong kesejahteraan masyarakat luas.
