Advertisement

4 Hal Penting yang Perlu Diketahui tentang Pelantikan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota

Pelantikan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York City menarik perhatian publik karena sejumlah fakta unik yang turut mencerminkan perubahan sosial politik di Amerika Serikat. Zohran resmi menjabat tepat setelah tengah malam waktu setempat, menandai babak baru dalam sejarah pemerintahan kota terbesar Amerika ini.

Zohran Mamdani adalah sosok politikus muda yang lahir di Uganda dan sebelumnya dikenal sebagai anggota majelis negara bagian mewakili distrik Queens. Ia menonjol sebagai sosialis Demokrat yang vokal tentang isu-isu pekerja dan menjadi wali kota termuda dalam 100 tahun terakhir di New York City.

1. Pelantikan di Lokasi Bersejarah
Pelantikan Zohran dilakukan di stasiun kereta bawah tanah tua di Manhattan yang kini tidak lagi beroperasi. Stasiun ini memiliki nilai historis tinggi dengan langit-langit berubin melengkung, kaca patri warna-warni, dan lampu gantung kuningan.
Stasiun ini merupakan salah satu dari 28 stasiun pertama yang dibuka tahun 1904 sebagai tonggak awal modernisasi kota New York.

2. Sumpah di Atas Al-Qur’an
Zohran Mamdani menorehkan sejarah baru sebagai pemimpin muda sekaligus pemimpin Muslim pertama di posisi tertinggi pemerintahan kota di Amerika Serikat.
Dalam prosesi pelantikan, ia mengambil sumpah jabatan dengan meletakkan tangan di atas kitab suci Al-Quran, menunjukkan identitas keagamaannya secara terbuka.

3. Dihadiri 4.000 Tamu Undangan
Acara pelantikan ini meriah dihadiri sekitar 4.000 tokoh penting dan tamu undangan, termasuk figur sayap kiri ternama seperti Senator Bernie Sanders dan anggota Kongres Alexandria Ocasio-Cortez.
Ribuan warga juga memadati pusat Manhattan untuk mengikuti prosesi melalui layar besar sambil mengenakan kupluk berwarna kuning dan biru bertuliskan nama Mamdani.

4. Pidato Perdana yang Berisi Janji Perubahan
Dalam pidato perdananya, Mamdani menegaskan bahwa dunia kini menunggu apakah kelompok kiri dapat menunjukkan kemampuan memimpin yang berhasil.
Ia berkomitmen untuk menjadikan New York lebih baik dengan mengambil tindakan tegas untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi warga kota.

Pelantikan Zohran Mamdani bukan sekadar pergantian tokoh politik, melainkan simbol transformasi demografis dan ideologis di salah satu kota terbesar dunia. Keberadaannya sebagai wali kota muda sekaligus Muslim memicu diskusi tentang keberagaman dan harapan bagi masa depan pemerintahan yang inklusif dan progresif di Amerika Serikat.

Baca selengkapnya di: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button