Prabowo Dijamu Macron di Istana Élysée Paris Usai Pertemuan Davos, Simak Pembahasannya

Presiden Prabowo Subianto kembali menerima jamuan kehormatan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Kepresidenan Prancis, Élysée, Paris, Jumat malam, 23 Januari 2026 waktu setempat. Kegiatan ini berlangsung seusai keduanya menghadiri pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.

Kedatangan Presiden Prabowo disambut dengan upacara militer lengkap. Pasukan jajar kehormatan berseragam rapi mengiringi Presiden Prabowo memasuki area istana yang megah tersebut.

Pertemuan Hangat di Istana Élysée

Ketika melakukan inspeksi pasukan, Presiden Prabowo membalas hormat dari pasukan kehormatan. Tak lama kemudian, Presiden Emmanuel Macron yang mengenakan kacamata aviator berlensa biru menghampiri Presiden Prabowo di pelataran istana.

Presiden Prabowo tampil dengan jas hitam panjang dan kopiah khas, lalu mencopot sarung tangannya sebelum bersalaman hangat dengan Presiden Macron. Pelukan dan rangkulan hangat dari Macron menandai keakraban kedua pemimpin negara tersebut.

Suhu udara pada malam itu sekitar 6 derajat Celsius, namun hembusan angin dingin membuat kondisi di luar istana terasa mendekati 2 derajat Celsius. Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo sempat melambaikan tangan kepada juru foto istana, yang kemudian mengabadikan jabat tangan keduanya dengan Presiden Macron mengacungkan ibu jari.

Jamuan Santap Malam Pribadi

Sekretariat Presiden RI menginformasikan bahwa selepas acara penyambutan, Presiden Prabowo dan Presiden Macron menuju ruangan Le Salon des Portraits untuk mengikuti jamuan santap malam pribadi. Suasana jamuan berlangsung hangat dan akrab.

Percakapan dalam jamuan tersebut berlangsung santai namun tetap bermakna. Diskusi membuka peluang untuk memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-Prancis di berbagai bidang strategis yang menjadi perhatian kedua negara.

Jamuan malam ini tidak semata bagian dari agenda diplomatik formal. Menurut Sekretariat Presiden, acara tersebut merupakan simbol kepercayaan dan kedekatan antara Indonesia dan Prancis. Keduanya berkomitmen mempererat hubungan bilateral dan kemitraan strategis ke depan.

Sejarah Pertemuan di Istana Élysée

Jamuan kali ini menjadi kelanjutan dari rangkaian pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden Macron di Paris. Sebelumnya, pada 14 Juli 2025 dan 24 Juli 2024, Presiden Prabowo juga pernah dijamu oleh Presiden Macron di Istana Élysée.

Pertemuan dan kesepakatan dalam suasana yang hangat tersebut mengindikasikan eratnya hubungan diplomatik dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis. Kedua negara terus memperkuat kemitraan untuk menghadapi tantangan global dan peluang pembangunan bersama.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button