Menlu Sugiono: Pidato Prabowo soal ‘Prabowonomics’ Diterima Positif, Kerek Posisi RI

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan bahwa pidato Presiden RI Prabowo Subianto di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, mendapat sambutan positif dari dunia internasional. Sugiono mengungkap bahwa pidato tersebut yang mengangkat gagasan ‘Prabowonomics’ sekaligus capaian kinerja pemerintah satu tahun terakhir, berhasil meningkatkan posisi Indonesia di kancah global.

Menurut Sugiono, saat ini posisi Indonesia di dunia internasional berada di tingkat yang jauh lebih strategis. Negara kita kini sudah setara dengan sejumlah negara besar dan diperhitungkan dalam percaturan politik serta ekonomi dunia. Hal ini menjadi bukti keberhasilan kebijakan pemerintah dalam memperkuat daya saing nasional.

Inti Kebijakan Ekonomi ‘Prabowonomics’

Pidato Prabowo menyampaikan arah kebijakan ekonomi Indonesia yang berfokus pada reformasi struktural dan perbaikan tata kelola pemerintahan. Pemerintah berkomitmen menertibkan semua praktik ilegal dan irreguler, sehingga tercipta sistem yang lebih efisien dan transparan. Prabowo juga menekankan pentingnya investasi pada sumber daya manusia untuk mendukung pertumbuhan dan pembangunan berkelanjutan.

Poin-Poin Strategis Pidato Prabowo di WEF 2026

Berikut beberapa hal penting yang disampaikan dalam pidato tersebut:

  1. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Prabowo optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengejutkan dunia. Inflasi stabil di sekitar 2 persen dan defisit APBN di bawah 3 persen PDB sudah membuktikan ketangguhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global selama dekade terakhir.

  2. Badan Pengelola Investasi ‘Danantara’
    Danantara memiliki aset kelolaan sebesar 1 triliun dolar AS dan berposisi sebagai mitra yang setara dengan investor global. Pemerintah mendorong Danantara untuk membiayai berbagai proyek strategis dan industrialisasi dengan standar manajemen profesional, termasuk merekrut talenta terbaik dunia.

  3. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
    Program MBG telah mendistribusikan hampir 60 juta porsi makanan bergizi kepada anak-anak, ibu, dan lansia di seluruh Indonesia dalam satu tahun. Program ini juga melibatkan lebih dari 61.000 usaha mikro dan korporasi dalam rantai pasoknya, memberikan dampak ekonomi luas.

  4. Cek Kesehatan Gratis (CKG)
    Sebanyak 70 juta warga telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis sekali setahun untuk mendeteksi penyakit sejak dini. Program ini diyakini menghemat anggaran negara dengan mencegah biaya pengobatan jangka panjang.

  5. Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
    Kemiskinan ekstrem tercatat turun ke titik terendah sepanjang sejarah Indonesia. Prabowo bertekad menghapus kemiskinan ekstrem dalam 4 tahun ke depan dan menurunkan kemiskinan secara keseluruhan sebagai misi utama pemerintahannya.

  6. Sekolah Berasrama Gratis
    Pembangunan 160 sekolah berasrama gratis ditujukan untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi. Pemerintah menargetkan membangun total 500 sekolah untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin.

  7. Penegakan Hukum dan Pengelolaan Sumber Daya Alam
    Langkah tegas menangani praktik ilegal diwujudkan dengan penutupan 1.000 tambang ilegal dan pencabutan izin 28 perusahaan yang melanggar hukum. Total lahan ilegal yang disita mencapai 4 juta hektare, menjadi aksi penegakan hukum kehutanan terserius sepanjang sejarah.

  8. Pemberantasan Korupsi dan Praktik Bisnis Rakus
    Prabowo menantang pelaku suap di pemerintahan dan menegaskan bahwa korupsi tidak ditoleransi. Ia menyebut praktik ‘greedonomics’ yang merugikan negara harus diakhiri untuk memulihkan kedaulatan dan integritas ekonomi Indonesia.

Pidato Prabowo jadi momentum mengukuhkan Indonesia sebagai negara yang semakin diperhitungkan di panggung dunia. Menlu Sugiono menegaskan bahwa respons positif internasional atas ‘Prabowonomics’ mencerminkan kepercayaan global terhadap kemajuan dan stabilitas Indonesia.

Dengan pencapaian ini, Indonesia siap menghadapi tantangan baru dan memperkuat posisinya sebagai kekuatan ekonomi serta politik di kawasan dan dunia. Pemerintah mendorong langkah-langkah inovatif yang memperkuat daya saing nasional dan pelayanan publik. Semua program dan kebijakan diarahkan untuk memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat.

Berita Terkait

Back to top button