Alex Pretti, seorang perawat berusia 37 tahun di Minneapolis, tewas ditembak oleh agen patrol perbatasan Amerika Serikat saat mengikuti aksi protes pada 24 Januari 2026. Insiden ini menjadi sorotan karena merupakan kematian warga sipil kedua yang melibatkan agen federal dalam waktu singkat di kota tersebut.
Kejadian ini terjadi di tengah operasi besar-besaran yang dijalankan oleh petugas Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) sebagai respons atas perintah deportasi yang dikeluarkan pada awal Januari. Operasi yang dimulai sejak 6 Januari 2026 itu mengakibatkan peningkatan ketegangan dan aksi protes di Minneapolis.
Kronologi Kejadian
Ketegangan sudah memuncak sejak kedatangan 2.000 agen federal pada awal Januari. Tembakan fatal yang menewaskan Renee Nicole Good pada 8 Januari makin memperberat suasana di kota tersebut. Pada 24 Januari, rekaman video yang diverifikasi oleh BBC memperlihatkan agen federal mengepung Pretti di Nicollet Avenue. Dalam video tersebut, Pretti dijatuhkan ke tanah dan dipukul sebelum terdengar tembakan yang mengakhiri nyawanya.
Polisi setempat melaporkan bahwa Pretti memiliki senjata api yang legal dan tidak memiliki catatan kriminal serius, hanya pelanggaran terkait parkir kendaraan. Sementara itu, bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan pecah setelah kejadian penembakan. Aparat pun terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.
Respons dari Presiden Donald Trump
Presiden Donald Trump merespons insiden tersebut dengan membela tindakan agen federal. Ia memposting gambar senjata yang disebut milik Pretti di media sosial dan mempertanyakan peran kepolisian lokal dalam menangani situasi. Trump menyatakan bahwa banyak polisi lokal tidak diizinkan menjalankan tugas penuh mereka, sehingga ICE harus mengambil tindakan untuk melindungi diri.
Selain itu, Trump menuduh pejabat setempat menutup-nutupi fakta dan menyebut retorika mereka sebagai "hasutan pemberontakan" tanpa menyertakan bukti yang konkret. Ketegangan di Minneapolis dilaporkan masih tinggi dengan penjagaan ketat dari aparat di berbagai lokasi strategis.
Dampak dan Situasi Terkini
Insiden penembakan ini memperparah ketegangan sosial yang sudah ada akibat operasi penegakan imigrasi federal. Demonstrasi yang berujung bentrokan menandai dinamika ketidakpercayaan antara warga dengan otoritas negara. Keamanan kota Minneapolis tetap menjadi perhatian utama dengan berbagai upaya penanganan dari aparat keamanan guna mencegah eskalasi konflik.
Operasi penegakan imigrasi yang semakin intens di Minneapolis juga mendapat sorotan dari berbagai kalangan yang mengkritik pendekatan keras ini. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum dan perlindungan hak asasi warga sipil dalam konteks penanganan isu imigrasi di Amerika Serikat.
- Alex Pretti, perawat Minneapolis, ditembak agen federal pada aksi protes tanggal 24 Januari 2026.
- Rekaman video menunjukkan upaya pengepungan dan penembakan oleh agen ICE terhadap Pretti.
- Pretti memiliki senjata legal dan catatan kriminal minimal.
- Presiden Trump membela agen federal dan menuduh pejabat lokal menutup fakta.
- Keamanan Minneapolis tetap ketat dan situasi sosial masih sangat tegang.
Kasus ini menjadi titik kritis dalam polemik antara aparat federal dan masyarakat lokal, khususnya dalam isu penegakan imigrasi di Minneapolis yang berdampak langsung pada keamanan warga sipil.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id