Turki menargetkan peningkatan volume perdagangan dengan Nigeria menjadi 5 miliar dolar AS dari sekitar 2 miliar dolar AS saat ini. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Turki, Tayyip Erdogan, usai bertemu dengan Presiden Nigeria, Bola Tinubu, dalam kunjungan resmi di Abuja.
Secara umum, Turki mengekspor pesawat, helikopter, mesin, besi dan baja, serta produk kimia ke Nigeria. Sebaliknya, Nigeria memasok minyak mentah dan komoditi pertanian kepada Turki. Kedua negara memang sudah menjalin hubungan dagang yang cukup dinamis.
Kesepakatan Kerja Sama Strategis
Selain perdagangan, Turki dan Nigeria menandatangani beberapa kesepakatan di bidang kerja sama pertahanan, pengembangan infrastruktur, serta investasi perdagangan. Keduanya juga sepakat meningkatkan kolaborasi untuk menangani pemberontakan di kawasan Sahel Afrika yang menjadi ancaman keamanan regional.
Erdogan tidak merinci jadwal pencapaian target perdagangan baru tersebut, namun menyebut bahwa pembicaraan untuk mewujudkannya sudah dimulai. “Kami melihat potensi besar di bidang perdagangan dan investasi. Dalam pertemuan hari ini, komitmen kami adalah mencapai target volume perdagangan 5 miliar dolar dan membahas langkah-langkah yang diperlukan,” ujarnya.
Dorongan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Nigeria
Presiden Tinubu tengah mendorong investasi asing untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Nigeria, khususnya setelah reformasi kebijakan yang diterapkan setelah ia menjabat. Tinubu menekankan pentingnya perdagangan dan bisnis tanpa hambatan untuk menciptakan kesempatan bagi mereka yang siap belajar, bekerja, dan berkembang.
Ia juga menyoroti kebutuhan untuk membangun ekonomi yang inklusif serta melibatkan kelompok rentan dalam proses pembangunan. “Bagaimana kita membangun ekonomi yang inklusif bersama? Bagaimana melibatkan masyarakat rentan? Dan bagaimana memastikan perdamaian di dunia?” tanya Tinubu.
Dukungan Turki dalam Penanganan Insurgensi
Dalam konteks keamanan, Erdogan menyatakan kesiapan Turki untuk membantu Nigeria dalam melawan kelompok militan. Mengacu pada pengalamannya melawan organisasi teroris, Turki berkomitmen berbagi pelatihan militer dan informasi intelijen dengan Nigeria.
“Terkait ancaman organisasi teroris yang berkembang di wilayah Sahel Afrika, hal ini menjadi ancaman bagi perdamaian seluruh benua,” ujar Erdogan. Rencana kunjungan pejabat Nigeria ke perusahaan industri pertahanan terkemuka di Turki juga diharapkan memperkuat kerja sama di bidang ini.
Langkah Maju dalam Hubungan Bilateral
Target meningkatkan volume perdagangan menunjukkan upaya kedua negara memperdalam hubungan ekonomi dan politik. Langkah ini tidak hanya berpotensi memperkuat perekonomian masing-masing, tetapi juga membantu menghadapi tantangan keamanan yang saling terkait.
Dalam jangka panjang, kerja sama yang erat antara Turki dan Nigeria bisa menjadi contoh sinergi antara negara berkembang di berbagai belahan dunia untuk mengatasi hambatan ekonomi dan keamanan secara simultan. Pertemuan bilateral ini menandai fase awal dari potensi kemitraan yang lebih luas dan berkelanjutan.





