Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Italia menegaskan bahwa agen Immigration and Customs Enforcement (ICE) yang dikerahkan selama Olimpiade Musim Dingin tidak akan melakukan patroli atau penegakan hukum. Mereka hanya akan berperan sebagai penasihat dengan fokus pada intelijen untuk membantu keamanan event tersebut.
Penetapan kehadiran unit Homeland Security Investigations (HSI) dari ICE di Milan-Cortina selama Olimpiade memicu kontroversi di Italia. ICE dikenal dengan tindakan keras terkait pengawasan imigrasi di Amerika Serikat, sehingga keikutsertaan mereka menimbulkan reaksi negatif dari masyarakat dan kelompok oposisi di Italia.
Peran Bantuan Intelijen ICE di Olimpiade
Duta Besar AS untuk Italia, Tilman J. Fertitta, menjelaskan bahwa HSI hanya berkontribusi dalam memberikan informasi intelijen terkait ancaman kejahatan transnasional. Fokusnya meliputi kejahatan siber dan potensi ancaman terhadap keamanan nasional. Semua tugas pengamanan utama tetap berada di tangan pihak berwenang Italia.
Fertitta juga menekankan bahwa divisi ICE yang biasanya terlibat dalam penindakan keras di sejumlah kota di AS berbeda dengan unit yang dikirimkan ke Olimpiade. Unit HSI fokus pada penyelidikan kejahatan lintas batas seperti perdagangan manusia, narkotika, eksploitasi anak, kejahatan keuangan, pencurian hak kekayaan intelektual, serta pemulihan karya seni dan artefak yang dicuri.
Reaksi Publik dan Politik di Italia
Awalnya, otoritas Italia membantah kabar keterlibatan ICE di Olimpiade, kemudian hanya mengakui bahwa ICE akan membantu keamanan delegasi AS. Namun, politik oposisi di Italia menuntut pemerintah menolak kehadiran agen tersebut. Protes anti-ICE diprediksi akan berlangsung di Roma dan Milan dalam beberapa hari mendatang seiring dengan pelaksanaan Olimpiade.
Kehadiran pejabat tinggi AS juga dipastikan akan menghadiri pembukaan Olimpiade di San Siro, Milan. Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio dijadwalkan hadir pada pembukaan pada tanggal 6 Februari. Kehadiran mereka menambah tekanan politik dan fokus publik terhadap peran ICE selama event internasional tersebut.
Fakta Utama Terkait ICE pada Olimpiade
- Unit ICE yang dikirimkan berperan hanya sebagai penasihat dan intelijen.
- Tidak ada patroli atau penindakan hukum oleh ICE selama Olimpiade.
- Otoritas Italia tetap bertanggung jawab penuh atas keamanan acara.
- ICE berfokus pada kejahatan lintas batas, termasuk perdagangan manusia dan narkotika.
- Protes anti-ICE diperkirakan akan meningkat di kota penyelenggaraan.
- Pejabat AS tingkat tinggi dijadwalkan hadir di acara pembukaan.
Dengan peran yang terbatas dan pengawasan ketat dari otoritas Italia, ICE berupaya meyakinkan masyarakat soal niat mereka hanya membantu dari sisi keamanan berbasis intelijen. Namun, pengalaman dan reputasi ICE di AS tetap menjadi faktor utama yang memicu kekhawatiran dan potensi penolakan publik di Italia menjelang pelaksanaan Olimpiade Musim Dingin.
