Don Lemon, jurnalis dan mantan pembawa acara CNN, baru-baru ini ditangkap terkait sebuah demonstrasi yang berlangsung di sebuah gereja di St. Paul, Minnesota. Ia didakwa melanggar undang-undang tahun 1994 yang selama ini banyak digunakan untuk menindak protes di klinik aborsi.
Apa itu FACE Act?
Freedom of Access to Clinic Entrances Act (FACE Act) adalah undang-undang yang ditandatangani oleh Presiden Bill Clinton. Undang-undang ini melarang penggunaan kekerasan, ancaman, atau penghalangan yang disengaja kepada seseorang yang mencari atau memberikan layanan aborsi atau layanan kesehatan reproduksi lain. Selain itu, undang-undang ini juga melindungi hak kebebasan beragama di tempat ibadah.
FACE Act dibuat sebagai respons atas meningkatnya kekerasan terhadap penyedia layanan aborsi. Pelanggaran terhadap undang-undang ini bisa berujung pada pidana hingga enam bulan penjara dan denda sebesar $10.000. Selain pidana, Departemen Kehakiman AS juga dapat mengajukan gugatan perdata untuk menuntut denda tambahan.
Kaitan Don Lemon dengan FACE Act
Dalam demonstrasi yang disiarkan langsung oleh Lemon, terjadi gangguan pada pelayanan gereja yang sedang berlangsung. Protes tersebut menentang kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump di wilayah tersebut. Lemon terlihat berdebat dengan seorang jemaat gereja tentang penegakan imigrasi.
Lemon didakwa melanggar undang-undang tahun 1871 yang awalnya dibuat untuk melawan Ku Klux Klan, karena dianggap berkonspirasi merampas hak sipil orang lain. Ia juga dituduh menghalangi akses ke tempat ibadah berdasarkan FACE Act. Selain Lemon, tiga orang lain termasuk jurnalis independen Georgia Fort turut ditangkap dan didakwa berdasarkan undang-undang yang sama.
Bagaimana Lemon Membela Diri?
Lemon menyatakan bahwa dirinya hadir sebagai jurnalis yang meliput demonstrasi tersebut. Kuasa hukumnya menggunakan Amandemen Pertama Konstitusi AS yang menjamin kebebasan pers sebagai dasar pembelaan.
Untuk membuktikan pelanggaran FACE Act, jaksa harus menunjukkan bahwa terdakwa secara spesifik berniat menghalangi akses ke fasilitas layanan reproduksi atau tempat ibadah dengan ancaman, penghalangan fisik, atau kekerasan. Lemon bisa berargumen bahwa ia tidak berniat menghalangi melainkan hanya mendokumentasikan peristiwa tersebut.
Seberapa Umum Kasus FACE Act Terhadap Tempat Ibadah?
Kasus yang melibatkan penghalangan ibadah menggunakan FACE Act hampir tidak pernah terjadi. Berdasarkan data dari kantor Rep. Chip Roy, yang mengusulkan penghapusan undang-undang ini, antara 1994 hingga saat ini terdapat 211 kasus pelanggaran FACE Act. Namun, hampir semuanya menargetkan aktivis anti-aborsi. Tak satu pun kasus sebelumnya berkaitan dengan penghalangan di tempat ibadah.
Roy dan penghujat lainnya menilai undang-undang ini digunakan secara selektif oleh pemerintahan Demokrat untuk melindungi klinik aborsi sembari mengabaikan serangan atau protes di pusat perencanaan kehamilan yang menganjurkan untuk tidak melakukan aborsi.
Perubahan Penegakan di Masa Pemerintahan Trump
Pemerintahan Trump membatasi penuntutan terhadap aktivis anti-aborsi di bawah undang-undang ini. Namun, penangkapan Don Lemon menunjukkan bahwa FACE Act bisa dipakai untuk menargetkan kritik terhadap kebijakan Trump, termasuk wartawan.
Setelah Trump menjabat, Departemen Kehakiman menyatakan akan menindak pelanggaran FACE Act yang berhubungan dengan aborsi hanya dalam situasi luar biasa, misalnya kasus kematian atau kerusakan properti serius. Kasus rutin diserahkan kepada jaksa lokal dan negara bagian.
Pada September, Departemen Kehakiman mengajukan gugatan terhadap enam orang dan dua kelompok atas keterlibatan mereka dalam protes di sebuah sinagoga New Jersey. Kejadian itu diyakini sebagai kasus pertama yang mengambil tempat ibadah sebagai objek pelanggaran FACE Act.
Kasus yang menimpa Don Lemon menjadi contoh bagaimana undang-undang yang awalnya dibuat untuk melindungi klinik aborsi kini dapat diterapkan dalam konteks yang lebih luas, termasuk demonstrasi di tempat ibadah dan aktivitas jurnalis. Pendalaman hukum dan kebebasan berpendapat menjadi isu penting yang terus dipantau dalam kasus ini.
