Puluhan Ribu Warga Ceko Dukung Presiden Pro-Ukraina Hadapi Konflik dengan Pemerintah Nasionalis

Ribuan warga Ceko menggelar aksi dukungan terhadap Presiden Petr Pavel di Praha, sebagai bentuk solidaritas atas ketegangan antara dirinya dengan Pemerintah di bawah pimpinan miliarder nasionalis Andrej Babis. Demonstrasi yang diusung oleh gerakan independen Million Moments for Democracy tersebut diperkirakan dihadiri hingga 90.000 orang, dengan peserta membawa bendera Ceko, Uni Eropa, dan Ukraina.

Koalisi pemerintahan Babis terdiri dari partainya ANO, bersama dua partai euroskeptik yaitu faksi far-right SPD dan kelompok Motorists. Ketegangan antara Presiden dan kabinet berlangsung sejak Oktober lalu akibat perselisihan soal pengangkatan Filip Turek sebagai Menteri Lingkungan, yang tengah diselidiki terkait tuduhan kekerasan dan pemerkosaan.

Kontroversi Pengangkatan Menteri

Presiden Pavel menolak mengesahkan Turek karena adanya keraguan terhadap kesetiaannya pada nilai-nilai konstitusi Ceko. Turek pernah menjadi anggota Parlemen Eropa dan kini menjadi fokus sorotan media dan kepolisian setelah muncul tuduhan perilaku rasis dan misoginis serta dugaan kepemilikan barang Nazi. Meskipun demikian, kabinet yang dibentuk Babis terus bersikukuh mendukung Turek.

Petr Macinka, yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri sekaligus Menteri Lingkungan, bahkan mengancam pemerintah akan melakukan tindakan balasan jika Presiden terus menolak mengangkat Turek. Pada siaran televisi publik, Macinka menyatakan akan mengabaikan Presiden dan mempertanyakan kelayakan Pavel mewakili Ceko dalam KTT NATO mendatang.

Respons Publik dan Gerakan Demokrasi

Demonstrasi di Wenceslas Square diwarnai dengan semangat menentang "setan diktator", menurut Alena Krotka, seorang pensiunan aktivis yang pernah berjuang melawan rezim komunis pada 1989. Remaja seperti Teodor yang berusia 16 tahun juga menyuarakan pentingnya mengakhiri perilaku bermasalah dalam politik tingkat tinggi.

Million Moments for Democracy menilai tindakan Macinka sebagai bentuk pemerasan terhadap Presiden yang tidak dapat diterima dalam budaya demokrasi. Mereka juga menginisiasi petisi “Kami Mendukung Presiden” yang saat ini telah meraih lebih dari 622.000 tanda tangan. Jika mencapai satu juta, gerakan ini akan menggelar aksi massa lanjutan.

Perbedaan Sikap dalam Kebijakan Luar Negeri

Pavel dan Babis juga bersitegang soal pengiriman pesawat tempur buatan Ceko ke Ukraina. Presiden mendukung pengiriman empat pesawat L-159 untuk membantu Kyiv, sementara pemerintah menolak memberikan bantuan militer dan lebih memilih mempertahankan armada tersebut untuk keperluan nasional. Perbedaan ini menambah ketegangan dalam hubungan antara kantor kepresidenan dan kabinet.

Ketegangan politik yang mengemuka di Ceko ini mencerminkan dinamika kompleks antara nilai demokrasi, integritas pemerintahan, dan kebijakan luar negeri. Dukungan publik yang kuat terhadap Presiden Pavel menunjukkan adanya aspirasi masyarakat untuk menjaga prinsip-prinsip demokrasi dan solidaritas internasional yang menjadi dasar negara.

Berita Terkait

Back to top button