Dokumen rahasia yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS mengungkap pesan dari Sarah Ferguson, mantan Duchess of York, kepada Jeffrey Epstein yang mengisyaratkan keberadaan anak rahasia Epstein. Sarah Ferguson memberikan ucapan selamat kepada Epstein atas kelahiran "seorang bayi laki-laki" tak lama setelah Epstein dibebaskan dari penjara pada 2011.
Dalam pesan itu, Ferguson menawarkan "cinta, persahabatan, dan ucapan selamat" setelah mendengar kabar tersebut dari "The Duke," yang kemungkinan besar adalah mantan suaminya, Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor. Namun, sampai saat ini, keterkaitan Epstein dengan anak biologis belum pernah terkonfirmasi secara resmi, meskipun ia dikenal berhubungan dengan ratusan wanita.
Kontroversi dan Hubungan dengan Tokoh-Tokoh Terkenal
Sarah Ferguson tampak kecewa karena Epstein menghilang setelah sebelumnya menggunakan dirinya sebagai jalur untuk mendekati Pangeran Andrew. Dalam pesan yang dikirim pada September 2011, Ferguson menulis bahwa dia merasa disakiti karena Epstein hanya bersahabat untuk mencapai Andrew. Dokumen yang sama mengungkapkan hubungan Epstein dan Pangeran Andrew yang masih berlanjut hingga setidaknya 2017, meskipun Andrew mengklaim telah memutuskan kontak sebelumnya.
Selain itu, Ferguson juga tercatat menawarkan tur VIP di Istana Buckingham untuk Epstein dan teman-temannya. Data ini memberikan gambaran hubungan kompleks antara Epstein dan tokoh-tokoh elite Inggris.
Warisan dan Klaim Keturunan Epstein
Karyna Shuliak, yang selama ini dikenal sebagai kekasih terakhir Epstein, ditunjuk dalam surat wasiat untuk mewarisi sebagian besar kekayaan serta properti Epstein, termasuk pulau pribadinya. Namun, lebih dari 100 orang telah mengklaim sebagai keturunan Epstein dan beberapa berusaha mendapatkan bagian dari harta warisan tersebut.
Harvey Morse, pendiri Morse Genealogical Services, pada 2020 menyatakan bahwa kemungkinan besar Epstein memiliki anak bahkan cucu akibat aktivitas seksualnya yang promiscu sejak lama. Perusahaan Morse dihubungi oleh 130 orang yang mengklaim sebagai ahli waris Epstein lewat situs epsteinheirs.com, walau sebagian klaim langsung ditolak.
Klaim Penciptaan Anak dan Kontroversi Keaslian
Salah satu berkas mengungkap keberanian seorang wanita yang mengaku "menciptakan" seorang putri bersama Epstein melalui sebuah "ritual kesuburan yang indah". Namun, klaim ini belum diverifikasi dan departemen hukum memperingatkan bahwa dokumen yang dirilis mengandung banyak tuduhan yang tidak benar dan sensasional.
Transparansi dan Rilis Dokumen Publik
Undang-undang Epstein Files Transparency Act memerintahkan Departemen Kehakiman AS untuk merilis semua dokumen terkait Epstein. Meski batas waktu pengumpulan file telah terlewati, pihak berwenang tetap melanjutkan publikasi data yang berjumlah jutaan lembar, termasuk email, gambar, dan video.
Pangeran Andrew dan Hubungan Rahasia
Dokumen terbaru juga menampilkan foto Pangeran Andrew sedang berlutut di depan seorang wanita yang tidak dikenal, serta tawaran dari Epstein untuk memperkenalkan Andrew kepada seorang wanita Rusia berusia 26 tahun bernama Irina. Hubungan dan kegiatan ini menambah kompleksitas skandal seputar jaringan Epstein yang melibatkan figur-figur ternama.
Pengungkapan ini membuka ruang pertanyaan baru terkait kehidupan pribadi Epstein yang selama ini penuh misteri. Adanya pesan dari sosok publik seperti Sarah Ferguson yang mengonfirmasi kabar anak rahasia mempertegas bahwa cerita Epstein jauh dari kata selesai dan masih menyimpan banyak teka-teki yang menunggu penelusuran lebih lanjut.







