Istri Noam Chomsky, Valeria Chomsky, mengakui kesalahan fatal terkait hubungan mereka dengan Jeffrey Epstein, terpidana kasus perdagangan seks yang kontroversial. Ia menyampaikan permintaan maaf atas keteledoran dalam meneliti latar belakang Epstein, yang awalnya dikenal sebagai seorang filantropis bergerak di bidang sains.
Valeria menjelaskan bahwa perkenalan keduanya bermula pada 2015 tanpa kesadaran akan niat terselubung Epstein. “Kami tidak menyadari bahwa kami membuka pintu bagi kuda Troya,” ujar Valeria, menyebut strategi Epstein untuk mendekati Noam sebagai jebakan yang mencoba merusak nilai-nilai perjuangan suaminya.
Keterlibatan dan Interaksi dengan Epstein
Pasangan Chomsky pernah menginap di apartemen Epstein di New York dan Paris serta mengunjungi peternakannya di New Mexico. Namun, Valeria menegaskan bahwa mereka tidak pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein yang menjadi pusat skandal perdagangan seks. Dokumen Departemen Kehakiman yang bocor juga mengungkapkan bahwa Noam Chomsky sempat memberikan saran agar Epstein mengabaikan pemberitaan media yang memburuk terkait kasusnya.
Valeria menegaskan bahwa saran suaminya tersebut harus dipahami dalam konteks saat itu. Epstein mengklaim dirinya dianiaya secara tidak adil, dan Chomsky berbicara berdasarkan pengalamannya menghadapi kontroversi politik dan media. “Epstein menciptakan narasi manipulatif yang dipercayai Noam dengan itikad baik,” kata Valeria.
Klarifikasi Pernyataan dan Sikap terhadap Budaya Pembatalan
Valeria juga membantah bahwa kritik Noam diarahkan pada gerakan perempuan. Sebaliknya, kritik itu merupakan ekspresi ketidaksukaan terhadap budaya pembatalan (cancel culture). Hal ini menegaskan bahwa kritik Chomsky bersifat lebih luas, berfokus pada mekanisme sosial dan media, bukan pada korban masalah perdagangan seks Epstein.
Transaksi Keuangan yang Jadi Sorotan
Dalam keterangannya, Valeria mengakui adanya dua transaksi keuangan dari Epstein kepada pasangan Chomsky. Epstein mengirim cek sebesar US$20.000 terkait tantangan linguistik dan membantu memulihkan dana pensiun Noam senilai US$270.000 yang mengalami ketidakkonsistenan. Ia menduga transaksi tersebut adalah bagian dari upaya Epstein untuk mendapatkan akses lebih besar kepada suaminya.
Walau demikian, Valeria menegaskan bahwa Epstein hanya bertindak sebagai penasihat keuangan untuk urusan tertentu dan tidak pernah diberi akses langsung ke rekening pribadi mereka. Hal ini penting untuk mengklarifikasi batas keterlibatan finansial antara mereka.
Dampak Kesehatan Noam Chomsky dan Penyesalan yang Disampaikan
Noam Chomsky menderita stroke berat pada tahun 2023 dan kini dalam kondisi kesehatan yang menurun. Valeria menyampaikan bahwa sebelum stroke tersebut, Noam juga merasakan penyesalan atas keterlibatan dengan Epstein. “Kami teledor dan menyesal tidak meneliti latar belakangnya secara menyeluruh,” ujarnya.
Pengakuan ini menjadi momen penting bagi keluarga Chomsky, yang selama ini dikenal aktif dan vokal dalam bidang linguis dan filsafat. Kesalahan ini menggambarkan bagaimana figur publik sekaliber Noam Chomsky sekalipun dapat terjebak dalam hubungan rumit dengan sosok kontroversial seperti Jeffrey Epstein.





