PM Australia ‘Devastated’ oleh Kekerasan di Unjuk Rasa Tolak Kunjungan Presiden Israel di Sydney

Perdana Menteri Australia mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas kekerasan yang terjadi dalam demonstrasi menentang kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog di Sydney. Kerusuhan pecah saat polisi berusaha mencegah pengunjuk rasa memasuki zona larangan di pusat kota terbesar Australia tersebut.

Kunjungan Herzog yang berlangsung selama empat hari bertujuan untuk memberikan dukungan moral kepada komunitas Yahudi Australia setelah insiden penembakan di Bondi Beach yang menewaskan 15 orang dalam perayaan Hanukkah. Namun, ketegangan meningkat ketika polisi menggunakan semprotan merica terhadap pendemo dan jurnalis di lokasi.

Kondisi saat kerusuhan dan tanggapan pemerintah

Polisi New South Wales menangani protes dengan penindakan keras, termasuk penangkapan 27 orang. Dari jumlah tersebut, 10 ditangkap karena melakukan kekerasan terhadap aparat. Perdana Menteri Anthony Albanese menegaskan bahwa ia sedih melihat kekerasan tersebut dan menekankan pentingnya mengekspresikan pendapat secara damai sesuai rute yang telah ditentukan oleh polisi.

Gubernur New South Wales, Chris Minns, menyatakan situasi ini "sangat sulit" bagi polisi. Ia menilai bahwa membiarkan pengunjuk rasa dekat dengan acara peringatan korban akan berakibat buruk, mengingat Herzog tengah menghadiri kegiatan tersebut bersama ribuan orang.

Kontroversi di tengah komunitas dan penanganan polisi

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan tindakan polisi mendorong pria Muslim yang tengah berdoa di dekat Balai Kota Sydney. Hal ini menimbulkan kritik luas hingga politisi lokal Abigail Boyd mengaku menjadi korban kekerasan polisi dan mengunggah foto dirinya dengan penyangga leher.

Berbagai kelompok penyokong menggalang aksi baru menentang "kekerasan polisi" yang dijadwalkan berlangsung di pusat kota Sydney. Dalam konteks ini, pemerintah tetap berupaya menjaga keamanan sekaligus menghormati hak demonstrasi.

Tujuan dan reaksi terhadap kunjungan Herzog

Presiden Herzog dijadwalkan bertemu dengan keluarga korban serangan Bondi yang merupakan insiden paling mematikan terhadap komunitas Yahudi Australia dalam beberapa dekade terakhir. Sebagian besar komunitas Yahudi menyambut positif kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan moral.

Namun, kelompok progresif seperti Jewish Council of Australia menyatakan penolakan terhadap Herzog karena dianggap bertanggung jawab atas "kerusakan yang terus berlangsung di Gaza". Sebuah laporan Komisi Independen PBB sebelumnya menyimpulkan bahwa Herzog dapat dimintai pertanggungjawaban atas ujaran yang dianggap menghasut genosida.

Israel menolak keras laporan tersebut dan menganggapnya "memutarbalikkan fakta" serta menyerukan pembubaran komisi PBB itu. Sementara itu, kunjungan Herzog di Australia diperkirakan berlangsung hingga akhir pekan ini dengan agenda pertemuan bersama komunitas dan tokoh masyarakat setempat.

Berbagai reaksi atas kerusuhan dan kunjungan itu menunjukkan kompleksitas hubungan antar komunitas dan tantangan pengelolaan keamanan saat menyambut tokoh internasional di tengah ketegangan politik global yang terus berlangsung.

Berita Terkait

Back to top button