Foto Viral Jeffrey Epstein dan Sultan Arab Menatap Kain Kiswah, Bikin Ramai dan Protes Publik

Foto yang memperlihatkan Jeffrey Epstein dan Sultan Ahmed bin Sulayem menatap kain Kiswah di lantai mendadak viral dan memicu kemarahan publik. Gambar ini berasal dari dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Dalam foto tersebut, Epstein dan Ahmed berdiri berdampingan di bawah tangga sambil menatap kain hitam yang diduga merupakan penutup Ka’bah, Kiswah. Foto itu diterima Epstein melalui email pada 8 Mei 2014 dari alamat yang disamarkan.

Makna Religius Kain Kiswah
Kiswah adalah kain penutup Ka’bah yang diganti setiap tahun pada hari kesembilan bulan Dzulhijjah. Kain ini diyakini memiliki nilai religius tinggi dan diperlakukan dengan sangat hormat oleh umat Muslim. Potongan Kiswah lama biasanya disimpan sebagai artefak berharga dan sebagian dipamerkan di museum atau diberikan kepada individu dan lembaga tertentu oleh pemerintah Arab Saudi.

Seorang pengirim email yang mengirim gambar tersebut kepada Epstein menjelaskan bahwa kain itu disentuh oleh jutaan Muslim dari berbagai mazhab saat mengelilingi Ka’bah. Mereka menitipkan doa dan harapan pada kain tersebut dengan keyakinan doanya akan dikabulkan.

Kontroversi dan Kejanggalan Foto
Meski begitu, keaslian kain dalam foto sempat diragukan oleh Inside the Haramain, sebuah media yang fokus pada Masjidil Haram. Mereka menyebutkan adanya beberapa kejanggalan pada ukuran, bahan, tepi, serta pola kain yang muncul dalam gambar tersebut.

Hingga kini, otoritas pengelola Masjidil Haram dan pemerintah Arab Saudi belum memberikan tanggapan resmi terkait foto ini. Selain itu, perusahaan DP World yang dipimpin Ahmed bin Sulayem juga menolak berkomentar.

Hubungan Ahmed bin Sulayem dan Jeffrey Epstein
Ahmed bin Sulayem diketahui menjalin hubungan cukup dekat dengan Epstein selama bertahun-tahun, termasuk setelah Epstein divonis bersalah atas kasus pelecehan seksual anak pada 2008. Email yang bocor memperlihatkan mereka sering berbicara dalam bahasa yang merendahkan serta membahas perempuan dengan nada seksual.

Dalam salah satu email, Ahmed menyebutkan bahwa ia mencoba "sampel" perempuan Rusia di yacht miliknya. Ia juga mengomentari penampilan perempuan Ukraina dan Moldova yang dipertemukan dengannya secara negatif dan mengejek.

Lebih jauh, Ahmed sempat melontarkan candaan yang menghina umat Muslim dengan mengaitkannya pada terorisme. Isi email itu menyebutkan ketidakmampuan membedakan apakah seseorang di masjid sedang menggaruk atau memainkan tombol bom detonator.

Profil Ahmed bin Sulayem
Ahmed merupakan figur bisnis berpengaruh di Uni Emirat Arab dan memimpin DP World, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pelabuhan dan infrastruktur global sejak 2007 dan secara resmi menjadi Direktur Utama pada 2016.

Viralnya foto ini mengundang reaksi keras karena menunjukkan ketidakhormatan terhadap simbol suci umat Islam. Kiswah yang seharusnya dijaga sebagai benda sakral justru terlihat diletakkan di lantai, sesuatu yang sangat tidak pantas menurut norma agama.

Meski begitu, keaslian foto itu masih diperdebatkan dan otoritas terkait belum mengeluarkan klarifikasi. Publik menunggu penjelasan resmi, terutama dari pihak Arab Saudi dan DP World sebagai perusahaan yang dipimpin Ahmed.

Berita Terkait

Back to top button