Video Masked Prowler Jadi Bukti Kunci Sheriff dalam Kasus Penculikan Nancy Guthrie di Arizona

Pencurian Nancy Guthrie, ibu dari jurnalis televisi Savannah Guthrie, terus menjadi fokus penyelidikan kepolisian Arizona. Petunjuk utama yang paling menonjol sejauh ini adalah rekaman video seorang pria bertopeng yang mencoba merusak kamera bel pintu rumah korban.

Sheriff Pima County, Chris Nanos, menegaskan bahwa video tersebut adalah bukti terpenting dalam kasus penculikan yang sudah memasuki hari ke-13. “Itu adalah individu yang kami cari,” ujarnya kepada Reuters, menandai penegasan bahwa pria bertopeng dalam video adalah kunci terobosan untuk menemukan Nancy Guthrie.

Video yang baru ditemukan ini memperlihatkan seorang pria memakai masker ski, sarung tangan, dan membawa ransel, sedang mengutak-atik kamera Google Nest di depan rumah Nancy sebelum ia menghilang. Sheriff Nanos menyebut video ini sebagai “bukti terkuat” yang menjadi fokus utama tim penyelidik.

Penyidik saat ini kemungkinan sedang menerapkan teknologi analisis pengenalan wajah untuk menghasilkan gambar komposit dari tersangka. Gambar tersebut dapat diproses melalui database nasional yang mencakup semua pemegang lisensi Real ID di Amerika Serikat.

Pelepasan video itu memicu masuknya hampir 5.000 laporan dari masyarakat yang memberikan informasi terkait pelaku. Secara keseluruhan, pihak kepolisian dan FBI telah menerima sekitar 30.000 panggilan sepanjang masa pencarian berlangsung.

Selain pemeriksaan video, penyidik juga terus mengumpulkan rekaman dari berbagai sumber lain, seperti kamera lalu lintas, pemindai plat nomor kendaraan, dan kamera pengawas lingkungan sekitar rumah korban. “Semua data dikumpulkan dan dianalisis secara menyeluruh,” kata Nanos.

Nancy Guthrie terakhir terlihat pada akhir Januari saat keluarga mengantarnya pulang setelah makan malam bersama. Keluarga melaporkan ia hilang pada hari berikutnya setelah pesanannya tidak dapat dihubungi.

Sheriff menyatakan bahwa kondisi Nancy yang sangat terbatas dalam bergerak membuatnya tidak mungkin pergi jauh tanpa bantuan. Hal ini menguatkan dugaan bahwa ia diculik secara paksa dari rumahnya.

Jejak darah yang ditemukan di teras rumah korban telah dikonfirmasi melalui tes DNA sebagai milik Nancy Guthrie. Korban juga dikenal dalam kondisi kesehatan yang rapuh dan memerlukan obat harian untuk bertahan hidup.

Sejak penculikan, dua surat tebusan yang diduga dari pelaku sempat muncul dan dikirim ke media, membunyikan dua batas waktu yang kini sudah lewat. Keluarga, termasuk Savannah Guthrie, telah merekam beberapa pesan video yang memohon kepada penculik agar membebaskannya.

Hingga saat ini belum ada bukti bahwa Nancy masih hidup, namun tidak ada pula tanda-tanda kematian yang ditemukan. Sheriff Nanos menyatakan keyakinannya bahwa korban masih hidup dan berharap bisa segera ditemukan.

Untuk mempercepat proses pengungkapan, FBI telah menggandakan hadiah yang diberikan kepada siapapun yang mampu memberikan informasi penting. Hadiah tersebut kini mencapai $100.000 untuk penemuan lokasi Nancy atau penangkapan pelaku penculikannya.

Meski begitu, Sheriff Nanos menggarisbawahi pentingnya menjaga harapan dalam situasi ini. Ia memimpin tim gabungan yang terdiri dari 400 petugas dari berbagai lembaga pemerintah dan didukung oleh komunitas sekitar satu juta orang yang turut berharap Nancy dapat kembali dengan selamat.

Berita Terkait

Back to top button