
Sejumlah tokoh penting mengundurkan diri setelah terungkap keterikatan mereka dengan Jeffrey Epstein dalam dokumen terbaru yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Dokumen tersebut berisi lebih dari 3 juta halaman yang memuat nama, gambar, dan korespondensi antara Epstein dengan berbagai figur di bidang politik, bisnis, seni, dan hiburan.
Penting untuk dicatat bahwa disebutnya nama seseorang dalam dokumen ini tidak selalu berarti bahwa orang tersebut bersalah. Namun, tekanan publik dan politis memaksa beberapa di antaranya untuk mundur dari jabatan mereka. Berikut adalah beberapa tokoh yang telah mengundurkan diri karena keterkaitan mereka dengan Epstein berdasarkan arsip terbaru ini.
1. Thomas Pritzker – Pewaris Hyatt Hotels
Thomas Pritzker melepas jabatan sebagai Executive Chairman Hyatt Hotels setelah munculnya email yang mengungkap komunikasi yang berkelanjutan dengan Epstein dan Ghislaine Maxwell, yang kini mendekam di penjara. Pritzker mengakui kesalahan dalam menjaga hubungan tersebut dan menyatakan penyesalannya. Pengunduran dirinya efektif segera, dan posisinya digantikan oleh CEO Hyatt saat ini, Mark Hoplamazian.
2. Kathy Ruemmler – Kepala Legal Goldman Sachs
Kathy Ruemmler mengundurkan diri dari jabatan Chief Legal Officer di Goldman Sachs menyusul terungkapnya email yang menunjukkan hubungan eratnya dengan Epstein. Ruemmler menyatakan tidak mengetahui kejahatan Epstein dan menegaskan bahwa ia tidak pernah memberikan bantuan hukum kepada Epstein. Sebelumnya, ia sempat menolak mundur meskipun tekanan terus meningkat.
3. Sultan Ahmed bin Sulayem – CEO DP World
Sultan Ahmed bin Sulayem mundur dari posisi chairman dan CEO DP World setelah dokumen mengungkap berbagai pesan email yang menunjukkan persahabatan jangka panjang antara dirinya dengan Epstein. Salah satu email menampilkan pujian hangat dari Epstein kepada bin Sulayem yang dianggap sebagai “teman terpercaya.” Pihak berwenang belum menuduh bin Sulayem melakukan kesalahan.
4. Brad Karp – Ketua Firma Hukum Paul, Weiss
Brad Karp melepas jabatan chairman firma hukum terkenal Paul, Weiss setelah korespondensi pribadinya dengan Epstein dipublikasikan. Karp menyebut bahwa perkembangan ini mengganggu fokus dan kepentingan firma. Meskipun mengundurkan diri sebagai chairman, ia tetap melayani klien secara penuh waktu. Firma tersebut menegaskan bahwa mereka tidak pernah mewakili Epstein secara hukum.
5. Mona Juul – Duta Besar Norwegia
Mona Juul mengundurkan diri setelah muncul kabar yang mengaitkan dirinya dengan Epstein, termasuk fakta Epstein meninggalkan warisan bagi anak-anaknya. Kementerian Luar Negeri Norwegia menyebut pengunduran dirinya sebagai langkah tepat dan menyatakan sedang menyelidiki sejauh mana kontak Juul dengan Epstein memengaruhi pekerjaannya sebagai diplomat. Juul membantah tuduhan tersebut dan mengatakan kontaknya lebih terkait dengan suaminya.
6. Peter Mandelson – Anggota House of Lords Inggris
Peter Mandelson mundur dari Partai Buruh setelah bank statement dan email mengindikasikan bahwa Epstein melakukan sejumlah pembayaran miliaran kepada rekening yang terkait dengannya. Mandelson pernah menjabat sebagai Sekretaris Bisnis Inggris dan sebelumnya sudah dipindahkan dari posisi duta besar Amerika Serikat karena hubungan yang tidak transparan dengan Epstein. Ia membantah melakukan tindakan kriminal.
7. Miroslav Lajcak – Penasihat Keamanan Slovakia
Miroslav Lajcak mengundurkan diri setelah namanya muncul beberapa kali dalam dokumen yang memuat pesan teks dan email dengan Epstein. Dalam percakapan, mereka membahas berbagai topik, termasuk urusan asing dan wanita. Lajcak membantah kesalahan apa pun dan menyatakan mundur agar sang Perdana Menteri tidak terkena dampak politis.
8. Jack Lang – Kepala Arab World Institute, Paris
Jack Lang, mantan Menteri Kebudayaan Prancis, memutuskan untuk mundur setelah tuduhan keterlibatan finansial dengan Epstein dan penyelidikan atas kasus dugaan pencucian uang serta penggelapan pajak. Dokumen mengungkap korespondensi berkelanjutan antara keduanya. Lang membantah tuduhan dan menyatakan kesedihan atas langkah mundurnya.
9. David A. Ross – Ketua Departemen School of Visual Arts New York
David A. Ross mengundurkan diri setelah email yang menunjukkan korespondensi dengan Epstein dipublikasikan. Mereka bahkan membahas proyek seni yang kontroversial terkait usia anak di bawah umur. Ross menyatakan penyesalan atas hubungan tersebut dan menegaskan kekhawatirannya terhadap korban tindakan Epstein.
10. Howard Lutnick – Sekretaris Perdagangan AS (didorong mengundurkan diri)
Howard Lutnick menghadapi tekanan besar dari kalangan legislatif untuk mundur setelah terungkap bahwa ia berhubungan lebih intens dengan Epstein dan bahkan berlibur di pulau pribadi Epstein pada 2012. Lutnick membantah kesalahan dan menepis tuduhan memiliki hubungan dekat dengan Epstein. Namun, ia mendapatkan permintaan resmi dari anggota Kongres agar mengundurkan diri.
11. Casey Wasserman – Pendiri Wasserman Media Group (didorong mundur)
Casey Wasserman menjadi sorotan setelah pertukaran email mesra dengan Ghislaine Maxwell terungkap. Beberapa klien besarnya memilih meninggalkan agensi olahraga dan hiburan yang dipimpinnya. Ia juga mendapat desakan dari Walikota Los Angeles untuk melepaskan posisi sebagai ketua panitia penyelenggara Olimpiade 2028. Namun, Wasserman belum dituduh melakukan pelanggaran apapun terkait Epstein.
Meningkatnya sorotan publik atas nama-nama yang terkait dengan Epstein menunjukkan bagaimana dokumen yang dipublikasikan membuka lembaran baru dalam kasus tersebut. Pengunduran diri para figur di berbagai sektor menimbulkan pertanyaan besar tentang dampak jaringan Epstein yang luas dan bagaimana institusi merespons pengungkapan ini. Hingga kini, tidak semua yang namanya muncul dalam dokumen tersebut telah dituduh atau terbukti melakukan pelanggaran, namun tekanan moral dan politik membuat sejumlah tokoh memilih untuk mundur demi menjaga integritas institusi masing-masing.





