Polisi Australia berhasil menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam penculikan dan pembunuhan seorang kakek berusia 85 tahun. Korban, Chris Baghsarian, dibawa paksa dari rumahnya di kawasan North Ryde, Sydney, pada 13 Februari lalu.
Setelah pencarian intensif, jasad Baghsarian ditemukan di dekat sebuah klub golf di pinggiran barat laut Sydney. Polisi melakukan dua serbuan dini hari dan menangkap dua tersangka berusia 24 dan 29 tahun di wilayah yang sama.
Komandan Skuad Perampokan dan Kejahatan Serius New South Wales, Andrew Marks, menyatakan bahwa kedua pria tersebut kemungkinan akan didakwa atas tuduhan penculikan dan pembunuhan. Marks menyebut kasus ini sebagai “masalah yang mengerikan” dan menegaskan bahwa tindakan penculikan terhadap pria yang tidak bersalah ini sangat tidak dapat diterima.
Menurut Marks, Baghsarian dan keluarganya tidak memiliki kaitan dengan dunia bawah tanah kejahatan. Polisi yakin penculikan ini adalah akibat kesalahan identitas. Target sebenarnya diduga adalah kerabat dari seorang perampok bersenjata yang juga pendiri merek streetwear yang terkait dengan jaringan kejahatan Alameddine di wilayah barat Sydney.
Modus penculikan ini diduga berkaitan dengan permintaan tebusan yang mencapai AU$50 juta. Bukti dari pesan di media sosial memperlihatkan tawaran tebusan tersebut, di mana target sebenarnya menyebut tindakan itu sebagai “kesalahan besar”.
Video dan foto yang beredar menunjukkan Baghsarian mengalami luka parah, termasuk satu jarinya yang terputus. Korban merupakan seorang duda yang tinggal sendiri. Keluarga korban menyambut baik kabar penangkapan tersebut sambil mengharapkan privasi dari media selama mereka berproses menghadapi situasi ini.
Kasus ini menyoroti bagaimana kesalahan dalam operasi kriminal dapat menimpa korban yang tidak bersalah. Polisi terus mengusut jaringan di balik penyanderaan tersebut untuk mengungkap seluruh fakta dan menegakkan hukum kepada para pelaku.
Berbagai pihak berharap penangkapan ini menjadi titik terang dan keadilan dapat ditegakkan untuk korban dan keluarganya. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk melapor apabila memiliki informasi terkait kasus ini guna mempercepat penyelesaian.





