Lebih Dari 1.000 Anggota Dewan Inggris Tandatangani Janji Palestina, Apa Dampaknya Jelang Pemilu Lokal?

Lebih dari 1.000 anggota dewan lokal di Inggris menandatangani janji untuk mendukung Palestina menjelang pemilihan lokal pada Mei. Inisiatif ini digagas oleh Palestine Solidarity Campaign sejak Desember lalu untuk mendorong politikus menegakkan hak-hak rakyat Palestina dan mengecam kejahatan genosida serta apartheid yang dilakukan Israel.

Jumlah anggota dewan yang menandatangani janji tersebut mencapai 1.152 orang. Mereka berasal dari berbagai partai, termasuk 387 dari Partai Hijau, 375 dari Partai Buruh yang memerintah, dan 115 dari Partai Liberal Demokrat. Kelompok kecil dari Partai Konservatif dan berbagai partai lokal serta wakil independen juga ikut menandatangani.

Tujuan dan Dukungan Kampanye

Kampanye ini mendorong para calon untuk mengambil langkah kebijakan sejalan dengan gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) terhadap Israel. Salah satu fokusnya adalah mendesak agar dana pensiun pemerintah lokal tidak diinvestasikan pada perusahaan yang terkait dengan produksi senjata untuk Israel.

Menurut data Palestine Solidarity Campaign, dana pensiun lokal senilai lebih dari £12,2 miliar diinvestasikan pada perusahaan-perusahaan yang dianggap melanggar hukum internasional. Sebanyak 31 dewan telah mengeluarkan pernyataan resmi mendukung divestasi dana tersebut, dengan 46 persen pemilih mendukung langkah ini sementara 14 persen menentangnya.

Gerakan ini mengacu pada kampanye anti-apartheid pada tahun 1980-an, ketika lebih dari 100 otoritas lokal di Inggris melarang produk asal Afrika Selatan dan menarik investasi dari perusahaan yang memiliki anak usaha di sana.

Dukungan Tokoh dan Pengaruh Politik

Mantan pemimpin Partai Buruh, Jeremy Corbyn, mendukung agar isu Palestina menjadi prioritas utama di pemilihan lokal tahun depan. Ia mengajak para pendukung untuk hanya memilih calon-calon yang mendukung Vote Palestine, kampanye yang memusatkan perhatian pada solidaritas dengan rakyat Palestina.

Beberapa tokoh yang menandatangani janji di antaranya Mothin Ali, wakil pemimpin Partai Hijau, serta anggota dewan dari Partai Buruh seperti Matthew Brown dan Ayoub Khan. Pemilihan ini dianggap sebagai ujian penting bagi pemerintahan Partai Buruh yang dipimpin Keir Starmer, yang menghadapi penurunan suara sejak terpilih.

Di London, termasuk wilayah Hackney yang selama ini merupakan basis kuat Partai Buruh, persaingan dengan Partai Hijau dan Independen Sosialis semakin ketat. Semua anggota dewan Partai Hijau di Hackney telah menandatangani janji ini, sedangkan hanya sebagian anggota Partai Buruh yang ikut.

Kandidat Pro-Palestina dari Penjara

Pemilihan kali ini juga menarik perhatian karena adanya calon Dewan Islington, Amu Gib, yang mencalonkan diri dari penjara. Ia ditangkap terkait dugaan aksi vandalisme di pangkalan militer RAF Brize Norton yang berhubungan dengan dukungan senjata untuk Israel.

Amu Gib menjalani aksi mogok makan selama 49 hari dan mengkampanyekan perubahan dalam isu perang, perumahan, dan kemiskinan pangan. Jika terpilih, ia menjadi narapidana pertama yang menjabat kursi publik di Inggris sejak Bobby Sands pada tahun 1981.

Juru kampanye Palestine Solidarity Campaign, Dan Iley-Williamson, menyatakan bahwa gerakan pro-Palestina yang telah melibatkan jutaan orang di Inggris akan terus memberikan tekanan melalui pemilihan ini. Pesan utama mereka sederhana: “Jika ingin suara kami, dukung Palestina.”

Kampanye ini menunjukkan bagaimana isu Palestina semakin mengemuka dalam politik lokal Inggris. Semakin banyak anggota dewan mengambil posisi vokal terkait konflik di Timur Tengah, dengan harapan dapat memengaruhi kebijakan pemerintah pada tingkat daerah maupun nasional.

Berita Terkait

Back to top button