Beberapa maskapai penerbangan global memilih membatalkan penerbangan di kawasan Timur Tengah menyusul serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Keputusan ini diambil demi menjaga keselamatan penumpang dan mencegah risiko yang timbul dari meningkatnya ketegangan geopolitik di wilayah tersebut.
Data dari layanan pelacakan penerbangan Flightradar24 menunjukkan bahwa ruang udara di atas Iran, Irak, Kuwait, Uni Emirat Arab, Lebanon, Bahrain, dan Yordania mengalami kekosongan pada Sabtu pagi. Regulator penerbangan Uni Eropa pun mengimbau maskapai-maskapai anggota untuk menghindari penerbangan di zona konflik yang terdampak intervensi militer tersebut.
Daftar Pembatalan dan Penyesuaian Penerbangan Maskapai
- AEGEAN AIRLINES menghentikan penerbangan ke dan dari Tel Aviv (Israel), Beirut (Lebanon), serta Erbil (Irak) hingga awal Maret.
- AIR FRANCE KLM membatalkan penerbangan ke Tel Aviv dan Beirut pada Sabtu dan mempercepat penghentian layanan rute Amsterdam–Tel Aviv yang awalnya dijadwalkan mulai Minggu.
- BRITISH AIRWAYS membatalkan penerbangan ke Tel Aviv dan Bahrain sampai awal Maret serta penerbangan ke Amman pada Sabtu.
- IBERIA EXPRESS menunda penerbangan ke Tel Aviv yang dijadwalkan berangkat sore Sabtu.
- JAPAN AIRLINES membatalkan penerbangan dari Tokyo Haneda ke Doha pada Sabtu dan penerbangan kembali pada awal Maret.
- LOT POLISH AIRLINES mengembalikan pesawat dari Dubai ke Warsawa untuk menghindari melintasi zona berbahaya.
- LUFTHANSA menangguhkan penerbangan ke Tel Aviv, Beirut, dan Oman hingga awal Maret serta penerbangan ke Dubai selama dua hari Sabtu dan Minggu. Mereka juga menghindari ruang udara Israel, Lebanon, Yordania, Irak, dan Iran sampai waktu yang sama.
- NORWEGIAN AIR menghentikan semua penerbangan ke dan dari Dubai sampai awal Maret. Maskapai ini tidak menunda penerbangan ke Tel Aviv dan Beirut karena rute tersebut baru aktif di musim panas.
- SCANDINAVIAN AIRLINES membatalkan penerbangan dari Kopenhagen ke Tel Aviv pada Sabtu dan masih mengkaji keputusan penerbangan untuk tanggal berikutnya.
- TURKISH AIRLINES membatalkan penerbangan ke Qatar, Kuwait, Bahrain, UEA, dan Oman pada Sabtu serta menghentikan layanan ke Lebanon, Suriah, Irak, Iran, dan Yordania sampai awal Maret.
- VIRGIN ATLANTIC menghindari ruang udara Irak dengan melakukan rerute penerbangan dan membatalkan penerbangan dari London Heathrow ke Dubai pada Sabtu.
- QATAR AIRWAYS menangguhkan sementara penerbangan ke dan dari Doha karena penutupan ruang udara Qatar.
- WIZZ AIR menghentikan penerbangan ke dan dari Israel, Dubai, Abu Dhabi, dan Amman secara mendadak sampai awal Maret, dengan kebijakan yang dapat berubah sesuai perkembangan situasi.
Kondisi ini memaksa maskapai untuk terus memantau situasi dan melakukan penyesuaian jadwal demi memastikan keselamatan penerbangan. Penutupan dan pembatasan ruang udara di kawasan Timur Tengah menjadi respons langsung atas ketegangan militer yang meningkat akibat serangan tersebut.
Keputusan maskapai ini mencerminkan kekhawatiran global terhadap risiko keselamatan yang signifikan di udara serta upaya bersama untuk menanggapi eskalasi konflik regional yang berpotensi meluas. Penumpang diimbau untuk memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing dan mengecek ulang jadwal penerbangan mereka selama masa ketidakpastian ini.
