First UK Repatriation Flight From Oman Prioritizes Vulnerable Warga Britania Terjebak Konflik Timur Tengah, Kala Waktu Menentukan Langkah Kepulangan

Penerbangan repatriasi pertama dari Inggris yang dijadwalkan berangkat dari Oman pada Rabu malam akan memprioritaskan warga Inggris yang paling rentan. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas konflik yang melanda wilayah Timur Tengah dan mempengaruhi banyak warga Inggris yang berada di kawasan tersebut.

British Airways saat ini tidak dapat beroperasi dari sejumlah kota utama seperti Dubai, Doha, Abu Dhabi, Bahrain, Amman, dan Tel Aviv. Namun, maskapai tersebut berencana mengoperasikan penerbangan khusus dari Oman pada Kamis dini hari waktu setempat untuk membantu proses evakuasi.

Sejak serangan balasan Iran terhadap serangan Amerika Serikat dan Israel, ratusan ribu warga Eropa terjebak di negara-negara Teluk. Mereka yang terdampar terdiri dari wisatawan, orang dalam perjalanan transit, serta penduduk tetap di wilayah tersebut.

Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, menyatakan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi secara intensif dengan mitra di kawasan Teluk. Pemerintah juga bekerja sama dengan maskapai penerbangan guna menambah kapasitas penerbangan yang keluar dari Muscat, Oman.

Menurut data resmi, sekitar 130.000 warga negara Inggris telah tercatat berada di wilayah Timur Tengah. Oleh karenanya, pemerintah berupaya menyediakan jalur evakuasi khusus melalui penerbangan charter yang dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Muscat pada pukul 19.00 GMT.

Penerbangan ini akan dibuka untuk warga negara Inggris beserta pasangan dan anak-anak mereka. Namun, prioritas utama diberikan kepada individu yang dianggap paling rentan agar mereka dapat segera meninggalkan kawasan berisiko.

Kementerian Luar Negeri Inggris mengimbau semua warga Inggris agar tidak langsung menuju Bandara Muscat tanpa ada panggilan resmi dari pihak terkait. Langkah ini diambil untuk menghindari kerumunan dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan terorganisir.

Berikut ini beberapa poin penting terkait penerbangan repatriasi dari Oman:

1. Penerbangan charter dijadwalkan berangkat Rabu malam pukul 19.00 GMT dari Muscat.
2. Posisi prioritas diberikan kepada warga Inggris yang paling rentan dan keluarga mereka.
3. British Airways mengoperasikan penerbangan ini di tengah pembatasan dari kota-kota Teluk lainnya.
4. Pemerintah Inggris bekerja sama dengan mitra setempat untuk meningkatkan kapasitas evakuasi.
5. Warga Inggris diminta menunggu panggilan resmi sebelum menuju bandara.

Situasi ini menunjukkan keterlibatan aktif pemerintah Inggris dalam memberikan perlindungan bagi warga negaranya di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Dengan peningkatan kapasitas evakuasi, diharapkan jumlah warga Inggris yang terjebak dapat segera dibawa pulang dengan aman dan terorganisir.

Terkait