Australia dan Kanada mengukuhkan kerjasama strategis baru dalam bidang mineral kritis dengan penandatanganan beberapa perjanjian penting. Langkah ini menandai peningkatan hubungan antara kedua negara yang berperan sebagai kekuatan tengah di kancah global.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengunjungi Australia dan memberikan pidato bersejarah di parlemen Australia, yang merupakan kali pertama seorang pemimpin Kanada berbicara dalam forum tersebut sejak 2007. Kunjungan ini merupakan bagian dari perjalanan Carney di kawasan Asia-Pasifik, termasuk Jepang dan India.
Penguatan Aliansi Mineral Kritis G7
Dalam konferensi pers, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan bahwa Australia bergabung dengan aliansi produksi mineral kritis G7 yang dipimpin Kanada. Aliansi ini bertujuan untuk mendiversifikasi dan mengamankan pasokan mineral kritis global. Mineral ini esensial untuk produksi semikonduktor dan aplikasi pertahanan.
Kanada dan Australia bersama-sama menyumbang sekitar sepertiga produksi global lithium dan uranium, serta lebih dari 40% produksi bijih besi di dunia. Aliansi ini berusaha mengurangi ketergantungan pada China yang masih menguasai mayoritas produksi dan pengolahan mineral kritis.
Strategi Diversifikasi dan Stok Mineral Kritis
Menteri Energi dan Pertambangan Kanada, Tim Hodgson, menyatakan bahwa aliansi produksi mineral kritis menjadi strategi utama menghadapi konsentrasi produksi mineral. Kanada cenderung mendorong pembentukan aliansi produksi atau kelompok pembeli daripada hanya menetapkan harga minimum.
Sementara itu, Australia telah mengalokasikan dana sebesar A$1,2 miliar untuk membangun cadangan mineral kritis, khususnya untuk antimon, galium, dan rare earth elements (unsur tanah jarang). Dana ini akan diintegrasikan dengan sistem cadangan pertahanan Kanada yang memiliki tujuan sejenis, menurut Albanese.
Kerjasama Multidimensi antara Australia dan Kanada
Selain mineral kritis, kedua negara juga memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, keamanan maritim, perdagangan, dan kecerdasan buatan. Menteri Sumber Daya Australia, Madeleine King, menegaskan bahwa keduanya dapat melakukan banyak hal bersama sebagai negara produsen mineral kritis.
Langkah penguatan kerjasama ini juga mencerminkan perubahan geostrategis di tengah persaingan kekuatan besar di dunia. Menurut Carney, kekuatan tengah harus memilih antara berkompetisi untuk mendapatkan keuntungan sendiri atau berkoalisi demi kekuatan bersama.
Langkah maju ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan rantai pasok mineral kritis sekaligus mempererat hubungan bilateral dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang. Aliansi ini menjadi contoh nyata bagaimana negara-negara menengah berperan aktif dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan global.
