Video yang beredar dan mengklaim menunjukkan kerusakan pada kapal induk USS Gerald R. Ford akibat kebakaran ruang laundry ternyata palsu. Analisis digital mengungkap bahwa video tersebut 100 persen kemungkinan besar adalah hasil buatan AI (artificial intelligence).
Sebuah alat pendeteksi konten AI mendeteksi adanya watermark SynthID di video tersebut. Watermark ini merupakan tanda bahwa video dibuat atau diedit menggunakan alat AI dari Google. Selain itu, terdapat overlay teks bertuliskan “// FOOTAGE RENDERED” yang menegaskan bahwa video itu merupakan rekayasa digital.
Klaim Video Kerusakan USS Gerald R. Ford
Video dan klaim kerusakan kapal yang diposting oleh akun @georgegalloway di platform X menimbulkan kekhawatiran publik. Postingan menulis: “Man that was some Laundry Room fire…” yang mengindikasikan bahwa video memperlihatkan dampak kebakaran ruang laundry kapal. Namun, kebakaran memang pernah terjadi di kapal tersebut, tapi fakta kerusakan seperti yang diklaim dalam video tidak benar.
Kebakaran Ruang Laundry pada USS Gerald R. Ford
Kapal induk USS Gerald R. Ford mengalami kebakaran di ruang laundry utama pada tanggal 12 Maret 2026. Kebakaran itu bukan akibat serangan atau pertempuran melainkan insiden internal saat kapal beroperasi di Laut Merah mendukung operasi militer Epic Fury. Kerusakan akibat kebakaran ini memang terjadi, tapi rekaman video kerusakannya bukan rekaman asli.
Analisis dan Verifikasi Video
Lead Stories melakukan pengecekan menggunakan Gemini, asisten AI dari Google. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh audio dan gambar dalam video tersebut telah dihasilkan atau diedit dengan teknologi AI Google. Selain itu, alat pendeteksi lain, Hive Moderation AI Content Detection, juga menyatakan bahwa video itu 100 persen kemungkinan besar hasil kreasi AI.
Berikut hasil verifikasi utama:
- Video mengandung watermark SynthID sebagai tanda pembuatan konten AI Google.
- Ada teks overlay “// FOOTAGE RENDERED” mengindikasikan video ini adalah rekaman digital, bukan rekaman nyata.
- Dua alat pendeteksi berbeda sepakat bahwa video ini murni hasil produksi AI.
Video ini bukan bukti nyata kerusakan yang dialami USS Gerald R. Ford. Penggunaan AI dalam pembuatan video palsu seperti ini menunjukkan risiko disinformasi yang makin meningkat di era digital. Penonton dan masyarakat harus waspada terhadap konten visual yang menyesatkan, apalagi mengenai kejadian penting seperti insiden kapal perang.
Dengan demikian, klaim yang menyertai video tersebut tidak dapat dipercaya sebagai bukti kerusakan kapal induk akibat kebakaran ruang laundry. Analisis teknologi AI yang dilakukan oleh beberapa platform terpercaya menegaskan bahwa video itu karya digital, bukan rekaman peristiwa nyata. Informasi resmi dan sumber valid tetap menjadi rujukan utama untuk mengetahui fakta sesungguhnya mengenai insiden yang terjadi pada kapal induk USS Gerald R. Ford.
