Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, menyerukan perluasan perbatasan negara itu hingga Sungai Litani di selatan Lebanon. Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi serangan militer Israel yang intensif di wilayah tersebut, termasuk pengeboman jembatan dan penghancuran rumah-rumah warga.
Smotrich menegaskan bahwa kampanye militer Israel di Lebanon harus berakhir dengan perubahan realitas baru, berupa perbatasan baru Israel yang mencapai Sungai Litani. Ia menyatakan tegas bahwa perbatasan baru tersebut harus menjadi batas resmi Israel, sebuah klaim yang belum pernah disampaikan secara eksplisit oleh pejabat senior sebelumnya.
Serangan Israel ini merupakan respons atas rudal yang diluncurkan oleh kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran ke wilayah Israel sejak awal Maret. Israel menganggap wilayah selatan Lebanon sebagai basis utama Hizbullah dan menuntut penghentian aktivitas militer kelompok tersebut. Namun, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 1.000 warga sipil Lebanon dan memaksa lebih dari satu juta orang mengungsi.
Militer Israel telah mengeluarkan perintah evakuasi bagi warga di selatan Sungai Litani dengan alasan untuk mengurangi korban sipil selama operasi militer berlangsung. Dalam beberapa hari terakhir, serangan udara Israel juga menargetkan distrik Dahiyeh di Beirut, wilayah yang dikenal sebagai basis kuat Hizbullah, termasuk penyerangan terhadap komandan elit Korps Quds Garda Revolusi Iran.
Meskipun pernyataan Smotrich menunjukkan keinginan untuk perubahan wilayah secara permanen, pihak militer Israel hanya fokus melakukan operasi darat di daerah dekat perbatasan, sesuai pernyataan seorang pejabat militer yang enggan mengomentari rencana politik jangka panjang pemerintah. Hal ini menegaskan adanya perbedaan antara pernyataan politik dan kebijakan resmi militer yang saat ini dijalankan.
Kepala pemerintahan Israel tidak memberikan tanggapan langsung atas pernyataan menteri keuangannya, namun Menteri Pertahanan Israel sebelumnya telah memperingatkan kemungkinan kehilangan wilayah Lebanon jika Hizbullah tidak dilucuti senjatanya. Pernyataan tersebut semakin memperumit dinamika konflik yang telah berlangsung lama antara kedua negara.
Di Lebanon, pernyataan Smotrich memicu kekhawatiran mendalam mengingat sejarah panjang invasi dan pendudukan oleh Israel sejak 1978 hingga 2000 di wilayah selatan Lebanon. Pemerintah Lebanon kini berusaha menggalang tekanan internasional untuk menghentikan konflik dan menawarkan dialog langsung dengan Israel melalui inisiatif Presiden Joseph Aoun.
Situasi di wilayah perbatasan semakin memburuk setelah serangan Israel terhadap jembatan-jembatan utama yang menghubungkan selatan Lebanon dengan bagian utara negara itu. Penghancuran infrastruktur ini mengisolasi komunitas lokal dan menyulitkan akses ke kebutuhan pokok, yang diperparah dengan krisis listrik, air, dan bahan bakar.
Walikota kota perbatasan Rmeish, Hanna Amil, menggambarkan kesulitan warga setempat yang harus bergantung pada pengawalan militer Lebanon untuk mendapatkan kebutuhan dasar. Ia menyebutkan bahwa jika jalur transportasi menuju utara putus total, masa depan komunitasnya akan menghadapi ketidakpastian yang besar.
Pemerintah Lebanon sendiri telah mengharamkan aktivitas militer Hizbullah dan menyatakan kesiapan untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Israel. Namun, realitas di lapangan menunjukkan konflik yang terus berkelanjutan dengan kerusakan besar dan dampak kemanusiaan yang signifikan bagi masyarakat sipil di kedua sisi perbatasan.
Militer Israel mengklaim bahwa operasi mereka bertujuan melawan militan Hizbullah dan melindungi warga Israel utara dari ancaman roket. Pada Senin lalu, pasukan Israel berhasil menangkap sejumlah anggota Hizbullah di dekat Sungai Litani. Sementara itu, kelompok Hizbullah belum memberikan komentar atas perkembangan terbaru ini.
Intensifikasi serangan dan klaim aneksasi wilayah ini menunjukkan eskalasi yang berpotensi merubah dinamika geopolitik Lebanon-Israel. Penggunaan kekuatan militer massif dan penegasan perbatasan baru menandai skenario yang dapat memicu ketegangan lebih lanjut di kawasan tersebut.









