Iranian state media melaporkan bahwa sistem pertahanan udara Iran menembak jatuh sebuah pesawat tempur Amerika Serikat tipe A-10 di wilayah Iran. Laporan itu muncul di tengah operasi pencarian dan penyelamatan yang masih berlangsung setelah militer AS menerima kabar bahwa sebuah pesawat ditembak jatuh di Timur Tengah.
Sejumlah pejabat Amerika dan Israel, yang berbicara tanpa disebut namanya karena operasi masih sensitif, mengatakan satu awak sudah berhasil diselamatkan. Namun, status satu awak lain masih belum diketahui, sementara Pentagon dan Gedung Putih belum langsung memberi rincian tambahan.
Apa yang diketahui sejauh ini
Pejabat AS menyebut operasi penyelamatan dilakukan oleh militer Amerika dengan dukungan intelijen dari Israel. Seorang pejabat Israel mengatakan negaranya membantu dengan informasi, tetapi tidak terlibat langsung dalam penyelamatan di darat.
Menurut keterangan Pentagon yang dikutip The Associated Press, militer AS hanya menyampaikan bahwa mereka menerima pemberitahuan tentang “sebuah pesawat yang ditembak jatuh” di Timur Tengah. Email itu tidak memuat detail soal jenis pesawat, lokasi pasti, atau nasib awak di dalamnya.
Iranian state media awalnya mengklaim jet yang ditembak jatuh adalah F-15E Strike Eagle, tetapi laporan lain kemudian menyebut A-10 yang terkena tembakan pertahanan udara Iran. Dua laporan itu menunjukkan belum ada kepastian publik dari pihak-pihak yang terlibat langsung.
Mengapa laporan ini penting
A-10 atau Warthog adalah pesawat serang satu kursi yang banyak dipakai untuk dukungan udara jarak dekat. Jika benar terkena tembakan di wilayah Iran, insiden itu akan menandai eskalasi serius karena menjadi salah satu kehilangan pesawat tempur AS di wilayah Iran selama perang yang sedang berlangsung.
Dalam laporan yang sama, AP juga menyebut bahwa ini terjadi saat perang telah memasuki minggu keenam dan mulai mengganggu ekonomi global. Iran terus membalas serangan AS dan Israel dengan menekan infrastruktur energi di kawasan Teluk serta memperketat pengaruh atas jalur kapal tanker di Selat Hormuz.
Rangkaian peristiwa yang tercatat
- Militer AS menerima kabar ada pesawat ditembak jatuh di Timur Tengah.
- Operasi pencarian dan penyelamatan segera digelar.
- Israel memberikan bantuan intelijen untuk operasi tersebut.
- Satu awak berhasil diselamatkan.
- Status awak lainnya belum dipastikan.
- Media negara Iran mengklaim pertahanan udaranya menjatuhkan pesawat AS tipe A-10.
Dampak di kawasan makin meluas
Insiden pesawat ini terjadi saat ancaman udara di kawasan juga meningkat. Otoritas Dubai melaporkan dua gedung, termasuk salah satu milik Oracle, rusak akibat puing drone yang dicegat, meski tidak ada korban luka.
Di Abu Dhabi, satu warga Mesir dilaporkan tewas akibat kebakaran yang dipicu puing jatuh di fasilitas gas Habshan setelah serangan udara Iran berhasil diintersep. Empat pekerja lain mengalami luka ringan, menurut pemerintah setempat.
Data korban dan situasi militer
Pentagon juga mencatat 365 personel militer terluka dalam perang Iran sejauh ini, dengan 247 di antaranya tentara darat, 63 personel AL, 19 marinir, dan 36 anggota Angkatan Udara. Data itu tidak menjelaskan apakah angka tersebut sudah memasukkan awak dari dua pesawat tempur yang dilaporkan jatuh pada hari yang sama.
Jumlah korban jiwa militer AS tetap 13 orang, menurut data Pentagon yang tersedia secara daring. Di sisi lain, pejabat AS juga menyebut empat pesawat militer Amerika sudah lebih dulu jatuh selama perang, termasuk tiga jet tempur yang terkena tembakan kawan sendiri di Kuwait dan satu pesawat tanker yang jatuh di Irak.
Apa kata Washington dan Tel Aviv
Gedung Putih menyebut Presiden Donald Trump sudah mendapat pengarahan mengenai situasi itu. Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt tidak memberi detail lanjutan, sementara Trump menolak membahas operasi pencarian saat diwawancara NBC News.
Trump mengatakan konflik ini adalah perang dan menegaskan pasukan AS akan terus menyerang Iran dengan keras dalam beberapa pekan ke depan. Pernyataan itu menambah sinyal bahwa eskalasi belum akan mereda dalam waktu dekat.
Kondisi operasi di lapangan
Menurut pejabat Israel, serangan udara di area yang dianggap relevan dengan operasi penyelamatan telah dihentikan sementara. Langkah itu menunjukkan fokus utama saat ini adalah menemukan awak yang belum diketahui keberadaannya dan memastikan jalur operasi aman.
Militer AS dan otoritas terkait masih menahan informasi teknis soal tempat jatuhnya pesawat, jumlah awak di dalamnya, serta apakah pesawat itu benar ditembak jatuh atau mengalami kecelakaan. Namun, laporan dari media negara Iran dan konfirmasi awal dari pejabat AS menegaskan bahwa insiden ini menjadi salah satu titik paling sensitif dalam konflik yang terus berkembang di Timur Tengah.









