Kapal Kargo Gandum Tenggelam di Laut Azov, Satu Tewas Usai Serangan Drone Ukraina

Sebuah kapal kargo pengangkut gandum tenggelam di Laut Azov setelah diduga diserang drone Ukraina, menurut pejabat yang dipasang Rusia di wilayah Kherson. Insiden itu dilaporkan menewaskan satu orang, sementara dua orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Vladimir Saldo, tokoh yang memimpin bagian wilayah Kherson yang dikuasai Rusia, menyebut serangan terjadi saat kapal berlayar di perairan yang ia sebut netral. Dalam pernyataannya di Telegram, ia mengatakan awak kapal baru bisa menyampaikan apa yang terjadi setelah mencapai daratan pada hari Minggu.

Kronologi insiden di Laut Azov

Saldo mengatakan kapal bernama Volgo-Balt mulai tenggelam setelah terkena serangan pada hari Jumat. Namun, komunikasi dengan awak kapal tidak segera terjalin, sehingga informasi rinci mengenai kondisi mereka baru muncul dua hari kemudian.

Menurut Saldo, para awak meninggalkan kapal dan berhasil mencapai pantai dekat desa Strilkove di wilayah Kherson. Ia juga menyampaikan bahwa sembilan awak kapal ditemukan selamat di pantai dan semuanya berkewarganegaraan Rusia.

Korban jiwa dan status awak kapal

Saldo menyebut seorang asisten kapten tewas dalam insiden itu. Ia menambahkan dua orang masih belum ditemukan, sementara kapten kapal dirawat di rumah sakit dan disebut sedang dalam pemulihan.

Berikut ringkasan informasi utama yang disampaikan pejabat tersebut:

  1. Kapal kargo pengangkut gandum tenggelam di Laut Azov.
  2. Rusia menuduh drone Ukraina menjadi penyebab serangan.
  3. Satu orang dilaporkan tewas.
  4. Dua orang masih hilang.
  5. Sembilan awak kapal dilaporkan selamat di pantai.

Pernyataan Rusia dan penyelidikan

Dalam unggahan yang sama, Saldo menyebut peristiwa itu sebagai “serangan teroris” oleh pemerintah Kyiv. Ia juga mengatakan penyelidikan atas insiden tersebut sedang berlangsung, tanpa merinci aspek teknis serangan atau bukti yang mendukung klaim itu.

Saldo menambahkan bahwa ini bukan pertama kalinya Ukraina menyerang kapal dagang di perairan netral, dan ia mengisyaratkan akan ada respons atas kejadian tersebut. Hingga laporan ini disusun, belum ada keterangan terpisah dari pihak Ukraina mengenai tuduhan itu.

Latar konflik di wilayah selatan Ukraina

Kherson menjadi salah satu wilayah Ukraina yang dianeksasi Rusia pada 2022, lebih dari enam bulan setelah invasi Moskow dimulai. Rusia saat ini menguasai sedikit lebih dari 70 persen wilayah Zaporizhzhia dan Kherson di bagian selatan Ukraina, menurut informasi latar yang disampaikan Reuters.

Ketegangan di sekitar Laut Azov dan wilayah pesisir selatan Ukraina terus menjadi salah satu titik rawan dalam perang yang masih berlangsung. Insiden terhadap kapal dagang seperti ini berpotensi memperbesar kekhawatiran soal keselamatan jalur pelayaran sipil di kawasan yang masih diperebutkan.

Exit mobile version