Pemerintah Argentina kembali menyatakan kesediaannya untuk melanjutkan negosiasi bilateral dengan Inggris terkait sengketa kedaulatan atas Kepulauan Falkland. Dalam pernyataannya, Buenos Aires menegaskan bahwa pembicaraan tersebut harus mengarah pada solusi damai dan definitif atas wilayah yang disebut Argentina sebagai Malvinas.
Sikap itu disampaikan Menteri Luar Negeri Pablo Quirno melalui unggahan di media sosial. Ia menyebut Argentina ingin “memulai kembali negosiasi bilateral dengan Inggris” agar sengketa kedaulatan dapat diselesaikan secara permanen dan situasi kolonial khusus di wilayah itu berakhir.
Respons atas pernyataan pihak Inggris
Pernyataan Quirno muncul sebagai respons terhadap komentar juru bicara Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Juru bicara tersebut menegaskan bahwa kedaulatan Kepulauan Falkland berada di tangan Inggris.
Latar pernyataan ini juga dikaitkan dengan munculnya email internal Pentagon yang menyarankan peninjauan posisi Amerika Serikat terkait Falkland. Wacana itu disebut sebagai bentuk kemungkinan sanksi atas sikap Inggris dalam perang Iran, meski tidak mengubah posisi utama London atas wilayah tersebut.
Sengketa lama yang terus berlanjut
Argentina telah lama mengklaim kedaulatan atas Kepulauan Falkland, yang oleh negara itu disebut Malvinas. Sengketa ini menjadi salah satu isu sensitif dalam hubungan Argentina dan Inggris karena menyangkut klaim teritorial yang tidak pernah sepenuhnya selesai.
Dalam pernyataan terbarunya, pemerintah Argentina menekankan perlunya jalur diplomasi. Buenos Aires menyebut penyelesaian yang dicari harus bersifat damai, sekaligus mengakhiri apa yang mereka sebut sebagai kondisi kolonial khusus di kepulauan itu.
Isyarat diplomatik dari Buenos Aires
Pernyataan Quirno memperlihatkan bahwa Argentina tetap mempertahankan klaimnya, meski respons resmi Inggris tetap tidak berubah. Hal ini juga menunjukkan bahwa isu Falkland masih menjadi bagian penting dari agenda kebijakan luar negeri Argentina.
Di saat yang sama, penegasan untuk kembali ke meja perundingan menandakan upaya Buenos Aires menjaga jalur dialog tetap terbuka. Sengketa atas Falkland pun kembali masuk ke sorotan internasional melalui pernyataan resmi kedua pihak yang sama-sama menegaskan posisi masing-masing.
