Iran Sebut Fasilitas Petrokimia Khuzestan Rusak Usai Serangan Israel, Operasi Masih Berjalan

Militer Israel dilaporkan menyerang fasilitas perusahaan Petrokimia Karun Mahshahr di Kota Mahshahr, Provinsi Khuzestan, Iran barat daya, pada Senin pagi waktu setempat. Serangan itu disebut menyebabkan kerusakan pada sebagian kompleks industri, sementara otoritas Iran masih menilai dampaknya.

Wakil Gubernur Bidang Keamanan Khuzestan, Valiollah Hayati, menyampaikan bahwa proyektil menghantam area pabrik dan merusak sebagian fasilitas. Hingga laporan ini disampaikan, belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat serangan tersebut.

Kerusakan Terjadi di Sebagian Kompleks

Hayati mengatakan serangan itu mengenai fasilitas Petrokimia Karun Mahshahr dan memicu kerusakan di area industri. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan teknis masih berlangsung untuk memastikan seberapa luas dampak yang ditimbulkan.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Hayati menyebut, “Musuh Zionis melancarkan serangan.” Pernyataan itu mempertegas bahwa otoritas setempat langsung mengaitkan insiden tersebut dengan serangan militer Israel.

Aktivitas Pabrik Masih Berjalan di Area yang Tidak Terdampak

Meski terjadi serangan, operasional pabrik di bagian yang tidak terkena proyektil disebut tetap berlangsung. Kondisi itu menunjukkan bahwa dampak serangan belum melumpuhkan seluruh kompleks petrokimia yang menjadi sasaran.

Pemerintah daerah Khuzestan masih memantau situasi sambil melakukan inspeksi menyeluruh. Hasil penilaian teknis nantinya akan menentukan tingkat kerusakan pada fasilitas industri tersebut.

Pemeriksaan Masih Berlangsung

Otoritas Iran belum merilis laporan rinci tentang bagian mana saja yang terdampak paling parah. Informasi lebih lanjut disebut akan diumumkan setelah proses pengecekan lapangan selesai.

Serangan ke fasilitas petrokimia di Mahshahr ini menambah perhatian terhadap keamanan infrastruktur industri di Khuzestan. Hingga saat ini, fokus utama otoritas Iran masih tertuju pada pengukuran kerusakan dan pemulihan kondisi fasilitas yang terdampak.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button