Delegasi Iran Terbang ke Swiss, Desak AS Penuhi Komitmen MoU atau Kesepakatan Terancam

Author: Qoo Media

Delegasi Iran akan terbang ke Swiss untuk melanjutkan perundingan dengan Amerika Serikat terkait sejumlah komitmen dalam nota kesepahaman yang telah ditandatangani kedua pihak. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, menyampaikan bahwa tim negosiasi Iran berangkat dalam waktu dekat untuk membahas langkah lanjutan bersama Washington.

Baghaei menyebut Iran ingin memastikan AS menjalankan kewajibannya sesuai kesepakatan yang sudah dibuat. Ia juga menegaskan bahwa Iran akan meminta penjelasan rinci mengenai tindakan apa saja yang akan diambil AS agar komitmen itu benar-benar dipenuhi.

Iran tekankan pemenuhan komitmen

Dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita Fars, Baghaei mengatakan delegasi Iran akan segera menuju Swiss. Pesan utama yang dibawa Tehran dalam forum itu adalah desakan agar AS tidak hanya menyatakan kesediaan, tetapi juga mengambil langkah nyata.

Iran menilai beberapa komitmen dari pihak AS masih perlu dibuktikan di lapangan. Baghaei bahkan memperingatkan bahwa jika sebagian kewajiban itu tidak dijalankan, nota kesepahaman akan berada dalam posisi rentan.

Perundingan nuklir kembali mengemuka

Putaran pembicaraan ini juga dikaitkan dengan kemungkinan kesepakatan nuklir baru antara kedua negara. Laporan Axios menyebut Utusan Khusus AS Steve Witkoff sedang menuju Swiss untuk menghadiri putaran pertama dialog AS-Iran.

Masih menurut laporan tersebut, Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump, juga telah berada di Swiss. Namun, belum ada kepastian mengenai jadwal baru perundingan itu.

Sorotan pada arah pembicaraan berikutnya

Kehadiran delegasi dari kedua pihak menunjukkan bahwa jalur diplomasi masih dibuka, meski ketegangan politik tetap membayangi. Iran kini menunggu sinyal yang lebih jelas dari AS mengenai langkah konkret yang akan diambil untuk menjaga kesepakatan tetap berjalan.

Di sisi lain, pertemuan di Swiss dipandang menjadi momen penting untuk menguji sejauh mana komitmen Washington bisa diterjemahkan menjadi tindakan yang dapat diterima Tehran. Hingga kini, belum dipastikan apakah putaran berikutnya akan langsung dimulai atau masih menunggu penjadwalan baru.

Source: www.viva.co.id
Terbaru