Starlink mengumumkan akses internet gratis bagi pelanggan di wilayah Venezuela yang terdampak gempa bumi kuat. Langkah ini diberikan untuk membantu pemulihan konektivitas setelah infrastruktur listrik dan telekomunikasi di sejumlah area terganggu.
Layanan internet satelit gratis itu berlaku hingga 25 Juli 2026 bagi pelanggan yang berada di daerah bencana. Starlink menyampaikan kebijakan tersebut setelah Venezuela diguncang dua gempa bermagnitudo 7,1 dan 7,5 yang memicu gangguan luas pada jaringan komunikasi.
Bantuan untuk pelanggan aktif dan nonaktif
Starlink menyebut pelanggan aktif di wilayah terdampak akan otomatis menerima kredit pada akun masing-masing. Dengan mekanisme itu, akses internet satelit bisa tetap berjalan tanpa biaya selama masa bantuan yang ditetapkan.
Perusahaan juga memberi kelonggaran bagi pelanggan yang sempat menghentikan layanan. Mereka tetap akan memperoleh kredit sehingga dapat mengaktifkan kembali koneksi internet tanpa dikenai biaya tambahan.
Peluang bagi pelanggan baru di wilayah terdampak
Bantuan ini tidak hanya menyasar pengguna lama. Masyarakat yang membeli perangkat Starlink di wilayah terdampak juga bisa memperoleh akses internet gratis setelah proses aktivasi selesai.
Setelah aktivasi, pelanggan baru diminta menghubungi layanan pelanggan untuk memastikan kredit bantuan diterapkan. Starlink menegaskan akses gratis itu juga berlaku sampai 25 Juli 2026.
Perangkat rusak juga diganti
Selain layanan internet, Starlink menyatakan akan mengganti perangkat yang rusak akibat gempa secara cuma-cuma. Kebijakan ini memberi ruang bagi pelanggan yang kehilangan atau mengalami kerusakan pada perangkat konektivitas mereka.
Langkah tersebut muncul di tengah kondisi Venezuela yang mengalami penurunan konektivitas internet secara tajam. NetBlocks melaporkan bahwa gempa merusak infrastruktur listrik dan telekomunikasi, sehingga jaringan internet di berbagai wilayah ikut terdampak.
Berdasarkan data yang dibagikan NetBlocks melalui platform X, gangguan itu terjadi setelah dua gempa beruntun merusak sebagian infrastruktur komunikasi nasional. Pelaksana Tugas Presiden Venezuela Delcy Rodríguez kemudian menetapkan status keadaan darurat nasional akibat kerusakan yang meluas di negara itu.
