Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela kembali meningkat menjadi 920 orang. Selain itu, 3.630 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan ribuan warga masih bertahan di tempat penampungan sementara.
Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodríguez menyampaikan data terbaru itu dalam pidato yang disiarkan televisi. Ia menegaskan bahwa dua gempa besar yang melanda pantai utara Venezuela memicu kerusakan luas, terutama di negara bagian La Guaira.
Kerusakan Meluas di Wilayah Terdampak
Rodríguez menyebut setidaknya 383 bangunan mengalami kerusakan berat akibat guncangan beruntun tersebut. Kondisi itu ikut mengganggu infrastruktur setempat dan mempersulit penanganan di lapangan.
Sebanyak 3.007 warga juga terpaksa mengungsi. Mereka kini ditampung di tempat penampungan sementara dan rumah sakit lapangan yang disiapkan untuk merawat korban serta menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.
Tim penyelamat masih bekerja di sejumlah titik yang terdampak paling parah. Mereka mendapat dukungan personel pencarian dan penyelamatan internasional untuk mencari korban yang kemungkinan masih terjebak di bawah reruntuhan.
Pemerintah Minta Warga Menjauhi La Guaira
Rodríguez meminta masyarakat tidak melakukan perjalanan menuju La Guaira. Ia menjelaskan bahwa kemacetan lalu lintas menghambat evakuasi korban luka dan memperlambat operasi tanggap darurat.
Imbauan itu muncul di tengah upaya penyelamatan yang masih berlangsung dan membutuhkan akses cepat ke lokasi terdampak. Kondisi jalan yang padat disebut menjadi salah satu hambatan utama dalam penanganan bencana.
Dua Gempa Besar Hanya Berselang 39 Detik
Badan Survei Geologi Amerika Serikat atau USGS melaporkan dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu 24 Juni dengan selang waktu hanya 39 detik. Data itu menunjukkan betapa rapatnya rentetan guncangan yang menghantam wilayah tersebut.
USGS menyebut gempa magnitudo 7,5 berpusat sekitar 14,3 mil di tenggara Kota Yumare, negara bagian Yaracuy. Sementara itu, gempa magnitudo 7,2 terjadi sekitar 14,9 mil di timur laut Kota San Felipe, juga di negara bagian Yaracuy.
Guncangan beruntun itu memicu situasi darurat besar di pantai utara Venezuela. Dengan jumlah korban terus bertambah, fokus utama saat ini masih tertuju pada pencarian korban selamat, pemulihan layanan dasar, dan penanganan warga yang terdampak langsung.
Source: www.viva.co.id






