Mojtaba Khamenei Janji Balas Kematian Ayahnya, Iran Kembali Memanas

Author: Qoo Media

Mojtaba Khamenei menegaskan bahwa kematian Ali Khamenei harus dibalas, dan ia menyebutnya sebagai tuntutan bangsa yang wajib dijalankan. Pesan itu dibacakan saat upacara pemakaman Ali Khamenei pada Sabtu (11/7), menurut penyiaran pemerintah Iran, IRIB.

Dalam pernyataan tersebut, Mojtaba berjanji akan menuntut balas atas kematian ayahnya dan para syuhada lain kepada pihak yang ia sebut sebagai pembunuh kriminal. Ia menyampaikan kalimat, “Kami berjanji untuk membalas darah Anda yang tak berdosa serta seluruh para syuhada dalam dua perang ini dari para pembunuh yang kriminal dan tidak terhormat.”

Pemakaman di Mashhad dan penutup masa berkabung

Ali Khamenei dimakamkan di Makam Imam Reza, Mashhad, Iran timur laut, pada Kamis. Prosesi itu menandai berakhirnya rangkaian upacara berkabung selama sepekan setelah ia tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai pada 28 Februari lalu.

Ribuan orang turut hadir dalam upacara pemakaman tersebut dengan membawa bendera dan poster. Suasana duka itu memperlihatkan betapa luasnya sorotan publik terhadap kematian pemimpin tertinggi Iran itu.

Kesepahaman yang rapuh dan serangan yang berlanjut

Ketegangan antara Teheran dan Washington belum mereda meski kedua pihak sempat menandatangani nota kesepahaman pada Juni lalu melalui mediasi Pakistan. Kesepahaman itu ditujukan untuk mengakhiri konflik yang pecah sejak Februari, termasuk penghentian pertempuran dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Namun, situasi di lapangan kembali memanas. Pekan ini, kedua pihak saling serang terkait lalu lintas pelayaran komersial di Selat Hormuz, dan Amerika Serikat dilaporkan menyerang sejumlah target di Iran yang kemudian dibalas Teheran dengan menyasar aset-aset AS di kawasan tersebut.

Ancaman baru dari Washington

Di tengah ketegangan itu, The Wall Street Journal melaporkan adanya intelijen Israel yang menuduh Iran merencanakan pembunuhan terhadap Presiden AS Donald Trump. Trump kemudian menanggapi lewat Truth Social dengan ancaman akan meluncurkan ribuan rudal ke Iran jika Teheran benar-benar mencoba mencelakainya.

Rangkaian pernyataan, serangan, dan balasan itu membuat konflik Iran dan Amerika Serikat kembali berada di titik rawan. Dengan pemakaman Ali Khamenei dan janji balas dari Mojtaba Khamenei, tensi politik dan keamanan di kawasan itu tampak belum menunjukkan tanda mereda.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru