Pencalonan Dr. Anjani Sinha sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk Singapura baru-baru ini menjadi sorotan publik, terutama setelah sidang konfirmasi yang mengguncang yang diadakan oleh Senat. Dalam sidang yang berlangsung pada 9 Juli, Senator Tammy Duckworth dari Illinois menginterogasi Sinha, dan pertanyaan-pertanyaannya membuat posisi Sinha menjadi tidak stabil di mata banyak orang, termasuk warganet.
Duckworth mengeksplorasi pemahaman Sinha mengenai hubungan antara AS dan Singapura, termasuk isu perdagangan yang sensitif. Sinha awalnya menyebutkan surplus perdagangan AS dengan Singapura sebagai U$80 miliar, sebelum akhirnya menyatakan angka yang lebih jauh, US$18 miliar, dan Duckworth menegaskan angka yang tepat adalah US$2,8 miliar. Kesalahan ini membuat Duckworth meragukan kualifikasi Sinha untuk posisi tersebut.
Duckworth juga meneruskan pertanyaan seputar kebijakan tarif yang diterapkan oleh Presiden Trump, yang menjadi isu kontroversial di Singapura. Ketika Sinha memberikan jawaban kabur, Duckworth semakin frustrasi. Menurut Duckworth, Sinha tidak tampak siap untuk peran yang sangat penting ini dan perlu melakukan lebih banyak persiapan dan riset.
Reaksi dari warganet pun datang deras setelah sidang tersebut. Banyak yang mengkritik kemampuan Sinha untuk berperan sebagai duta besar, mengekspresikan skeptisisme mengenai kualifikasinya. Salah satu komentar di media sosial yang menonjol menyebutkan, "Tidak yakin mana yang merupakan penghinaan terburuk, tarif atau menjadikannya duta besar untuk Singapura." Kritikan lainnya juga muncul, dengan beberapa menyebut Sinha lebih tepat disebut "Embarassador" daripada "Ambassador."
Siapa Senator Tammy Duckworth?
Senator Tammy Duckworth bukan nama baru dalam dunia politik. Lahir di Bangkok, ia telah tinggal di berbagai negara di Asia, termasuk Indonesia. Duckworth merupakan veteran perang Irak yang menjadi salah satu wanita pertama yang menerbangkan misi tempur. Dalam sidang sebelumnya, ia dikenal sebagai figur yang tegas dan tidak segan untuk menginterogasi kandidat yang tidak memenuhi harapannya.
Duckworth memulai karirnya di militer saat belajar di Universitas George Washington dan menjadi salah satu penerbang helikopter wanita yang berhasil dalam misi tempur. Kariernya di militer dihentikan setelah mengalami cedera parah dalam tugas, namun Dedikasi dan kepemimpinannya menjadikannya sebagai salah satu senator yang dihormati dalam Kongres AS.
Siapa Dr. Anjani Sinha?
Dr. Anjani Sinha, yang diusulkan oleh Presiden Trump sebagai duta besar AS untuk Singapura, adalah seorang ahli bedah ortopedi. Sinha dikenal sebagai pengusaha yang sebelumnya dijuluki sebagai "pembantu pemerintah" oleh Trump. Dengan latar belakang mengesankan di bidang kesehatan dan bisnis, Sinha diharapkan dapat membawa nilai-nilai Amerika dan membangun hubungan dengan negara-negara di kawasan Indo-Pasifik.
Namun, kinerja Sinha saat sidang konfirmasi menunjukkan bahwa meskipun ia memiliki pengalaman yang luas, banyak yang meragukan persiapannya untuk menjabat sebagai duta besar di Singapura. Sinha tampaknya belum sepenuhnya memahami isu-isu penting dalam hubungan bilateral, dan hal ini menciptakan keprihatinan bagi banyak orang, baik di dalam negara maupun di Singapura.
Dengan Partai Republik yang mendominasi Senat, kemungkinan konfirmasi Sinha tetap kuat, meskipun kritik masih beredar di kalangan publik dan warganet. Banyak yang berharap bahwa pelajaran dari sidang ini akan mendorong Sinha untuk lebih mempersiapkan diri jika ia ingin berhasil dalam perannya ke depan.




