Seorang pria berusia 32 tahun dengan riwayat gangguan mental melakukan penembakan di area parkir supermarket Target di Austin, Texas, Senin (11/8/2025). Insiden tersebut menewaskan tiga orang dan melukai satu lainnya, sebelum pelaku berhasil ditangkap oleh polisi setempat.
Kronologi Penembakan dan Penangkapan Pelaku
Menurut laporan pejabat kepolisian Austin, dua korban meninggal di tempat kejadian, sedangkan satu korban lainnya meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit. Satu korban luka masih menjalani perawatan intensif. Setelah melakukan aksi brutalnya, pelaku mencoba melarikan diri dengan mencuri sebuah mobil. Namun, ia mengalami kecelakaan dan kembali mencuri kendaraan lain untuk melanjutkan pelariannya.
Polisi berhasil melacak keberadaan pelaku di wilayah Austin Selatan kurang dari lima menit setelah laporan diterima. Aparat kemudian melumpuhkan pelaku menggunakan pistol setrum sebelum melakukan penangkapan. Identitas lengkap pelaku belum diumumkan, begitu pula motif penembakan yang masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Latar Belakang Pelaku dan Kondisi Psikologis
Kepolisian Austin mengonfirmasi bahwa pelaku memiliki catatan kriminal serta riwayat gangguan mental. Namun, rincian jenis gangguan dan bagaimana hal tersebut berkontribusi pada insiden ini belum dipublikasikan. Hal ini menjadi perhatian serius bagi penegak hukum dan masyarakat, terkait kaitan antara kesehatan mental dan kasus kekerasan bersenjata.
Reaksi Saksi dan Warga Setempat
Marco Torres, salah satu karyawan supermarket yang menjadi saksi mata, mengungkapkan kesaksiannya mengenai peristiwa tersebut. "Awalnya saya mengira suara tembakan hanya lelucon. Tetapi saat saya keluar, semua orang langsung panik dan berlari menyelamatkan diri melalui pintu belakang," ujarnya. Kejadian ini meninggalkan trauma mendalam bagi pekerja dan pengunjung supermarket.
Wali Kota Austin, Kirk Watson, menyatakan kecaman keras atas insiden tersebut melalui media sosial. Ia menyebut tindakan pelaku sebagai "kekerasan yang menjijikkan dan pengecut," dan menyerukan upaya bersama untuk mencegah tragedi serupa kembali terjadi di wilayahnya.
Konteks Penembakan Massal di Amerika Serikat
Menurut data dari Gun Violence Archive, hingga 5 Agustus 2025, Amerika Serikat telah mengalami 261 insiden penembakan massal. Organisasi ini mendefinisikan penembakan massal sebagai kejadian di mana setidaknya empat korban mengalami luka atau meninggal, tidak termasuk pelaku. Insiden terbaru di Austin ini kembali menambah daftar panjang kasus kekerasan bersenjata di negeri tersebut.
Data Penting Mengenai Insiden
- Lokasi: Area parkir supermarket Target, Austin, Texas
- Tanggal & Waktu: Senin, 11 Agustus 2025
- Korban: 3 orang meninggal, 1 orang luka-luka
- Pelaku: Pria 32 tahun dengan gangguan mental
- Penangkapan: Dilumpuhkan dengan pistol setrum di Austin Selatan
- Motif: Dalam penyelidikan
Penembakan ini kembali menyoroti perlunya pendekatan terpadu dalam menangani masalah gangguan mental dan pengawasan kepemilikan senjata api. Selain itu, respons cepat aparat kepolisian Austin yang mampu menindak pelaku dalam hitungan menit menjadi contoh penting dalam menangani krisis keamanan publik.
Penguatan sistem layanan kesehatan mental serta penegakan hukum terkait kontrol senjata di Amerika Serikat diharapkan menjadi langkah konkret untuk mengurangi frekuensi insiden serupa yang mengancam keselamatan masyarakat. Sementara itu, penyelidikan atas motif dan latar belakang pelaku terus berlanjut untuk memberikan gambaran lengkap terkait insiden ini.





