Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito, Momentum Sejarah

Jepang menggelar upacara perayaan usia dewasa untuk Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang menginjak usia legal dalam empat dekade terakhir. Upacara ini digelar pada Sabtu, 6 September 2025, menandai momen penting bagi Pangeran Hisahito yang kini berusia 19 tahun dan sedang berada dalam proses memasuki tahap dewasa sesuai tradisi kekaisaran.

Rangkaian Ritual Tradisional dalam Upacara

Dalam ritual kedewasaan tersebut, sejumlah prosesi tradisional dijalankan dengan penuh khidmat. Salah satu momen penting dalam upacara ini adalah saat para pengiring melepas ikat kepala sutra hitam dari kepala Pangeran Hisahito dan menggantinya dengan mahkota dewasa yang dipersembahkan langsung oleh Kaisar Naruhito. Pangeran kemudian mengenakan pakaian upacara berwarna hitam khas dan menaiki kereta kenegaraan menuju tempat suci di Istana Kekaisaran, guna melaksanakan ritual penghormatan kepada leluhur keluarga kekaisaran.

Kehadiran anggota keluarga kekaisaran sangat lengkap dalam peringatan ini. Kaisar Naruhito bersama istrinya, Permaisuri Masako, serta Putra Mahkota Fumihito dan Putri Mahkota Kiko, yang merupakan orang tua Pangeran Hisahito, turut hadir sebagai saksi dalam upacara ini.

Makna dan Posisi Pangeran Hisahito dalam Garis Pewarisan Takhta

Pangeran Hisahito kini menempati posisi kedua dalam garis pewaris takhta kekaisaran Jepang, tepat setelah ayahnya, Putra Mahkota Fumihito. Dia juga menjadi anggota termuda dari 16 keluarga kekaisaran yang tersisa, dan merupakan salah satu dari lima pria yang masih berada dalam garis penerus takhta.

Fakta penting yang melatarbelakangi sorotan terhadap Pangeran Hisahito adalah bahwa setelah dirinya, tidak ada lagi laki-laki di keluarga kekaisaran yang dapat menjadi penerus takhta. Hal ini berkaitan dengan peraturan yang berlaku, yaitu Undang-Undang Keluarga Kekaisaran tahun 1947, yang secara eksklusif hanya mengizinkan laki-laki untuk menduduki jabatan kaisar.

Signifikansi Upacara dalam Konteks Modern

Upacara kedewasaan bagi Pangeran Hisahito sekaligus menjadi penanda berakhirnya periode panjang tanpa sosok lelaki anggota keluarga kekaisaran yang memasuki usia dewasa. Ayahnya, Putra Mahkota Fumihito, menjadi pria terakhir yang menjalani upacara serupa pada tahun 1985, yang berarti telah 40 tahun berlalu sejak acara sejenis terakhir diadakan.

Prosesi ini mempertegas kelangsungan tradisi kekaisaran Jepang yang kaya sejarah, sekaligus menjadi pengingat akan tantangan yang dihadapi dalam keberlanjutan monarki saat ini. Dengan terbatasnya jumlah pewaris laki-laki, keluarga kekaisaran Jepang tengah menghadapi dinamika yang cukup kompleks terkait regenerasi dan masa depan tahta.

Fakta Ringkas tentang Upacara Kedewasaan Pangeran Hisahito

  1. Tanggal upacara: 6 September 2025
  2. Umur Pangeran Hisahito saat upacara: 19 tahun
  3. Lokasi upacara: Istana Kekaisaran, Tokyo
  4. Pihak yang hadir: Kaisar Naruhito, Permaisuri Masako, Putra Mahkota Fumihito, Putri Mahkota Kiko, serta anggota keluarga kekaisaran lainnya
  5. Tradisi utama: Penggantian ikat kepala sutra hitam dengan mahkota dewasa, penghormatan kepada leluhur di tempat suci
  6. Status Pangeran Hisahito: Pewaris kedua takhta Kekaisaran Jepang

Upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito ini menjadi momen bersejarah dan simbolik dalam perjalanan dinasti kekaisaran Jepang di era modern. Tradisi yang tetap dijaga dengan khidmat ini turut memperlihatkan bagaimana nilai-nilai budaya dan aturan konstitusional saling berpadu untuk menjaga kesinambungan monarki tertua di dunia.

Berita Terkait

Back to top button