Cristiano Ronaldo & Elon Musk Hadiri Jamuan Makan Trump Sambut Pangeran MBS: Apa yang Terjadi?

Cristiano Ronaldo turut hadir dalam jamuan makan malam yang digelar di Gedung Putih pada Selasa malam, 18 November 2025. Acara ini diselenggarakan oleh Presiden Donald Trump untuk menyambut kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Ronaldo yang kini bermain di Al-Nassr, Liga Pro Arab Saudi, tampak bersanding dengan tokoh-tokoh penting dunia. Selain Ronaldo, CEO Tesla Elon Musk dan sejumlah tokoh besar dari bidang teknologi juga hadir dalam acara tersebut. Trump menyampaikan bahwa putranya, Barron Trump, adalah penggemar berat Ronaldo dan berkesempatan bertemu langsung dengan sang megabintang.

Peran Cristiano Ronaldo di Arab Saudi

Setelah meninggalkan Manchester United pada November 2022, Ronaldo menandatangani kontrak bernilai lebih dari $200 juta per tahun bersama Al-Nassr. Pada Juni 2025, Ronaldo memperpanjang kontraknya di klub tersebut selama dua tahun. Kehadirannya di Liga Pro Arab Saudi dianggap menjadi simbol upaya modernisasi di bawah kepemimpinan Mohammed bin Salman.

Liga Pro Arab Saudi kini menarik banyak pemain top dunia, seperti Neymar dan Karim Benzema, yang bergabung setelah Ronaldo. Langkah ini mendukung diversifikasi ekonomi Saudi yang mengurangi ketergantungan negara terhadap minyak. Dalam konteks ini, Ronaldo bukan hanya pemain sepak bola tapi juga representasi diplomasi olahraga Saudi.

Tokoh-Tokoh Penting di Jamuan Makan Malam

Selain Ronaldo dan Elon Musk, turut hadir CEO Nvidia Jensen Huang, CEO Apple Tim Cook, serta pegolf profesional Bryson DeChambeau. Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump menyambut para tamu di karpet merah dengan mengenakan tuksedo dan gaun malam mewah.

Jamuan ini menjadi panggung bagi pertemuan antara dunia olahraga, teknologi, dan politik sekaligus menunjukkan hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Arab Saudi. Kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai bidang menggarisbawahi pentingnya acara tersebut dalam memperkuat jaringan internasional.

Konteks Politik dan Ekonomi di Balik Jamuan

Mohammed bin Salman adalah sosok sentral dalam visi Saudi 2030 yang mendorong modernisasi dan pembaruan ekonomi. Proyek pengembangan kerajaan termasuk peningkatan sektor pariwisata dan olahraga. Baru-baru ini, Putra Mahkota menghadiri acara Kementerian Pariwisata di Riyadh yang membahas rencana tuan rumah Piala Dunia FIFA 2034 bagi Arab Saudi.

Dalam wawancara terkait acara, Sanam Vakil dari Chatham House menyatakan, “Presiden AS menyukai hal-hal yang berkilau dan Ronaldo adalah hal yang berkilau.” Pernyataan ini menegaskan bagaimana Ronaldo memiliki nilai simbolis dalam hubungan diplomatik antara kedua negara.

Kritik dan Kontroversi

Meskipun menjadi tuan rumah jamuan mewah, kontroversi seputar Pangeran Mohammed bin Salman tetap ada. Presiden Trump secara terbuka membela MBS atas tuduhan keterlibatan dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi. Pernyataan Trump menjadi bagian dari dinamika politik yang masih memengaruhi citra Saudi di kancah global.

Namun, kehadiran tokoh-tokoh seperti Ronaldo dan Musk dalam acara tersebut menunjukkan upaya untuk mengalihkan perhatian ke aspek kemitraan dan kerja sama ekonomi maupun budaya. Jamuan makan malam ini juga menggambarkan strategi diplomasi modern yang mengombinasikan olahraga dan bisnis dengan politik.

Acara jamuan malam di Gedung Putih pada 18 November 2025 menjadi momen perpaduan antara olahraga, teknologi, dan diplomasi internasional. Kehadiran Cristiano Ronaldo bersama Elon Musk dan sejumlah tokoh penting menandai peluang kolaborasi baru antara Amerika Serikat dan Arab Saudi dalam berbagai sektor. Pertemuan ini mencerminkan hubungan yang semakin kompleks namun penuh potensi di era modern.

Berita Terkait

Back to top button