Harta Karun Kapal San José Berusia 300 Tahun Berhasil Diangkat di Kolombia, Berisi Emas dan Perak

Kolombia berhasil mengangkat sejumlah artefak bersejarah dari bangkai kapal perang Spanyol San José yang tenggelam lebih dari 300 tahun lalu. Temuan awal ini meliputi koin emas, koin perunggu, cangkir porselen, dan sebuah meriam yang menjadi harta pertama yang diangkat dari kapal tersebut.

San José merupakan kapal galleon Spanyol yang karam di Laut Karibia saat Perang Suksesi Spanyol pada awal abad ke-18. Kapal ini membawa muatan besar emas, perak, dan zamrud dari koloni-koloni Spanyol di Amerika Latin untuk dikirim ke Raja Spanyol. Nilai harta karun ini diperkirakan mencapai miliaran dolar saat ini, menjadikannya salah satu penemuan bawah laut paling bernilai di dunia.

Sengketa Harta Karun San José

Pengangkatan harta karun ini menjadi pusat sengketa hukum panjang antara pemerintah Kolombia dan perusahaan penyelamat asal Amerika Serikat, Sea Search-Armada (SSA). SSA mengklaim telah menemukan lokasi kapal sejak awal 1980-an dan menuntut sekitar US$10 miliar, atau setengah dari nilai harta yang diperkirakan. Pemerintah Kolombia menyatakan mereka menemukan lokasi kapal pada 2015 dengan bantuan ilmuwan internasional.

Sengketa ini berujung pada gugatan di Permanent Court of Arbitration. Kolombia berpendapat bahwa proyek pengangkatan ini adalah bagian dari penelitian sejarah dan upaya pelestarian warisan budaya nasional.

Nilai Sejarah dan Budaya San José

Menteri Kebudayaan Kolombia, Yannai Kadamani Fonrodona, menyebut pengangkatan artefak ini sebagai “peristiwa bersejarah” yang memperlihatkan kemampuan negara dalam melindungi warisan bawah lautnya. Direktur Institut Antropologi dan Sejarah Kolombia, Alhena Caicedo Fernández, menjelaskan bahwa temuan ini memberikan bukti material berharga yang membuka kesempatan masyarakat untuk mengenal sejarah kapal San José.

San José menjadi simbol penting dalam pemahaman kondisi ekonomi, sosial, dan politik Eropa serta koloni Amerika Latin pada awal abad ke-18.

Proses Pengangkatan dan Konservasi Artefak

Artefak ditemukan dengan bantuan robot bawah laut canggih yang mampu menjelajahi kedalaman laut tanpa merusak situs. Setelah diangkat, benda-benda bersejarah ini akan menjalani proses konservasi jangka panjang di laboratorium khusus. Proses ini bertujuan menjaga kelestarian artefak sekaligus mengoptimalkan penelitian arkeologi yang mendalam.

Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat memberikan informasi tambahan mengenai kehidupan maritim dan perdagangan kolonial Spanyol di wilayah Karibia.

Sejarah Kapal San José

San José adalah bagian dari armada dagang Flota de Tierra Firme yang berlayar dari Peru pada tahun 1707. Kapal ini membawa muatan kerajaan berupa emas, perak, dan batu mulia namun karam setelah dihadang oleh pasukan Angkatan Laut Kerajaan Inggris di perairan Kolombia pada tahun berikutnya. Kapal ini tenggelam dalam pertempuran yang membuatnya menjadi salah satu bangkai kapal paling legendaris di dunia laut.

Nilai historis dan finansial San José menjadikannya sebagai “holy grail of shipwrecks” di kalangan ahli arkeologi dan pencinta sejarah maritim.


Penemuan dan pengangkatan harta karun kapal San José merupakan pencapaian besar bagi Kolombia dan dunia arkeologi bawah laut. Proses konservasi dan penelitian yang sedang berjalan akan membuka lebih banyak informasi berharga yang mampu memperkaya sejarah dan budaya negara tersebut. Pemerintah Kolombia terus menunjukkan komitmen dalam menjaga warisan budaya yang tersembunyi di dasar laut ini.

Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button