Arab Saudi Catat Lonjakan Wisatawan, Target 150 Juta Turis pada 2030 Dicanangkan

Pariwisata Arab Saudi mengalami lonjakan signifikan sejak peluncuran strategi nasional pada 2019. Jumlah wisatawan asing naik dari hanya satu juta menjadi tujuh juta pada tahun lalu, menunjukkan keberhasilan reformasi visa dan promosi yang masif.

Pemerintah Arab Saudi tengah menargetkan kedatangan 150 juta wisatawan pada 2030, dengan 50 juta di antaranya berasal dari luar negeri. Target ini menempatkan negara tersebut berpotensi menjadi salah satu dari sepuluh destinasi wisata utama dunia.

Peran Strategi Pariwisata Vision 2030
Strategi ini berfokus pada mendorong sektor pariwisata sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan pencipta lapangan kerja. Menteri Pariwisata, H.E. Ahmed Al Khateeb, menyebutkan bahwa reformasi visa online membuka akses untuk lebih dari 60 negara yang mewakili 80% pasar wisata global. Kebijakan ini menjadi kunci lonjakan jumlah wisatawan asing.

Selain itu, visi pariwisata ini mengedepankan diversifikasi dengan mengembangkan destinasi selain kota suci Mekah dan Madinah. Destinasi seperti Al-Ula dan Riyadh didorong untuk menarik wisatawan memperpanjang masa tinggal mereka dari rata-rata 3-4 malam menjadi 7-8 malam.

Mengurangi Ketergantungan pada Wisata Religi
Pada 2019, sekitar 60% wisatawan datang untuk tujuan ibadah. Namun, pada tahun lalu angka ini turun menjadi 46% meski jumlah total wisatawan naik. Penurunan proporsi ini terjadi karena Arab Saudi berhasil meningkatkan kontribusi sektor pariwisata non-religi.

Pengembangan destinasi alternatif dan layanan pariwisata yang beragam menjadi strategi utama untuk memperluas basis pengunjung dan pendapatan sektor ini. Pemerintah ingin menciptakan ekosistem wisata yang tidak hanya bergantung pada wisata religi.

Kolaborasi Sektor Publik dan Swasta Melalui TOURISE 2025
TOURISE 2025 menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan sektor publik dan swasta dalam mengembangkan industri pariwisata. Program ini menekankan inovasi, investasi, serta penciptaan lapangan kerja bagi kaum muda dan perempuan Saudi.

Menteri Ahmed Al Khateeb menegaskan bahwa keberhasilan sektor pariwisata memerlukan kerja sama semua pihak. "Ini bukan pekerjaan satu orang atau satu kementerian," ujarnya. Pemerintah berharap inisiatif ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi domestik sekaligus memperkuat posisi Arab Saudi di kancah pariwisata global.

Faktor Pendukung dan Tantangan Mendatang
Beberapa faktor kunci yang mendorong kesuksesan ini adalah kemudahan visa online, diversifikasi destinasi, dan kolaborasi lintas sektor. Arab Saudi terus memperbaiki kualitas fasilitas dan layanan wisata untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Namun, negara ini juga menghadapi tantangan dalam mengelola infrastruktur yang memadai dan menjaga keseimbangan antara wisata religi dan non-religi. Pengembangan destinasi baru harus tetap mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan lingkungan.

Target 150 Juta Wisatawan Tahun 2030
Pencapaian target 150 juta wisatawan pada 2030 akan menjadikan Arab Saudi sebagai salah satu pusat pariwisata dunia. Angka 50 juta wisatawan internasional yang ditargetkan menjadi tolok ukur atraksi global yang luar biasa.

Dengan pendekatan inovatif, investasi berkelanjutan, dan dukungan kolaboratif dari berbagai sektor, Arab Saudi optimis dapat mewujudkan visi tersebut dalam waktu dekat. Pemerintah pun semakin memperkuat kampanye promosi internasional untuk mengenalkan kekayaan destinasi dan budaya Arab Saudi ke pasar global.

Baca selengkapnya di: www.suara.com

Berita Terkait

Back to top button