Doogee Tab E3+ resmi diluncurkan pada Mei 2025 dengan membawa sejumlah fitur menarik untuk pengguna tablet di segmen menengah. Tablet ini menawarkan layar IPS LCD berukuran besar 11,97 inci dengan resolusi 1200 x 2000 piksel dan refresh rate 90Hz. Layar ini memiliki tingkat kecerahan hingga 380 nits serta perlindungan level 5 Mohs, memastikan pengalaman visual yang nyaman dan cukup tahan gores.
Bobot tablet ini mencapai 583 gram dengan dimensi 278,8 x 174,3 x 7,7 mm, sehingga tetap mudah digenggam dan dibawa bepergian. Doogee Tab E3+ mendukung dua slot Nano-SIM yang memungkinkan konektivitas GSM, HSPA, dan LTE, lengkap dengan dukungan jaringan 4G yang luas pada berbagai frekuensi. Kecepatan data hingga LTE memberikan akses internet yang lancar bagi pengguna.
Tablet ini mengusung sistem operasi Android 15 yang terbaru, mengoptimalkan performa dan fitur-fitur terkini dari Google. Prosesornya menggunakan Mediatek Helio G100 yang dibuat dengan proses fabrikasi 6 nm, berkonfigurasi octa-core dengan dua inti Cortex-A76 berkecepatan 2,2 GHz dan enam inti Cortex-A55 2,0 GHz. GPU Mali-G57 MC2 juga disematkan untuk mendukung tugas grafis yang ringan hingga menengah.
Dalam soal penyimpanan, Doogee Tab E3+ dilengkapi RAM besar 8GB dengan memori internal 256GB tipe UFS yang cepat. Pengguna bisa menambahkan microSDXC untuk memperluas kapasitas penyimpanan, namun dengan catatan harus berbagi slot dengan salah satu SIM. Kapasitas ini cukup lapang untuk menyimpan berbagai aplikasi dan file multimedia.
Sektor kamera pada tablet ini juga patut diperhatikan. Kamera belakang 13MP dengan aperture f/2.2 dan autofokus mampu merekam video hingga resolusi 1440p pada 60fps. Kamera depan 5MP dengan bukaan f/2.4 pun mendukung video 1440p pada 30fps dan 1080p sampai 120fps. Kamera ini sudah memadai untuk video call dan dokumentasi ringan.
Doogee menempatkan empat pengeras suara stereo yang memberikan kualitas suara lebih bertenaga dan imersif saat menonton atau mendengarkan musik. Namun, tablet ini tidak menyediakan jack audio 3,5 mm, sehingga pengguna harus menggunakan adaptor atau perangkat nirkabel untuk audio. Konektivitas lain yang disediakan meliputi Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.0, GPS dengan dukungan Galileo, Glonass, dan BDS, serta port USB Type-C.
Fitur tambahan yang ada termasuk radio FM dan sensor akselerometer serta kompas. Sayangnya, tablet ini tidak mendukung NFC, jadi fungsi pembayaran digital via NFC tidak tersedia. Dalam hal daya tahan, baterainya berkapasitas besar 8800 mAh dengan pengisian cepat 18W lewat kabel dan kemampuan reverse charging 2,5W untuk mengisi perangkat lain secara terbalik.
Tablet ini hadir dalam tiga pilihan warna yaitu hitam, abu-abu, dan biru, dengan harga sekitar 250 Euro atau setara Rp 4 jutaan. Di pasar Eropa, Doogee Tab E3+ juga mendapat label efisiensi energi kelas F dan ketahanan baterai yang mencapai 93 jam pengoperasian, serta kemampuan tahan jatuh dari ketinggian tertentu sebanyak 52 kali sesuai standar kelas E.
Secara keseluruhan, Doogee Tab E3+ cocok bagi pengguna yang membutuhkan tablet Android besar dengan performa cukup untuk aktivitas sehari-hari, multimedia, dan multitasking. Pilihan penyimpanan besar dan RAM yang lega mendukung kelancaran penggunaan aplikasi berat. Layarnya yang lebar dengan refresh rate tinggi juga meningkatkan kenyamanan untuk streaming dan gaming kasual.
Kelebihan Doogee Tab E3+ terletak pada kapasitas baterai jumbo dan dukungan pengisian cepat yang memudahkan penggunaan dalam durasi lama. Tablet ini juga menonjolkan kualitas suara lewat speaker stereo ganda serta konektivitas 4G lengkap. Meski tidak memiliki jack audio 3,5mm dan NFC, tablet ini tetap menjadi opsi menarik untuk pengguna yang mencari perangkat Android serbaguna dengan harga kompetitif.
Doogee Tab E3+ menghadirkan tablet modern dengan fitur yang seimbang untuk kebutuhan produktivitas dan hiburan. Dengan dukungan Android 15, performa Mediatek Helio G100, serta layar IPS 90Hz yang nyaman dilihat, perangkat ini siap digunakan untuk bekerja, sekolah online, maupun menikmati konten multimedia. Harga yang terjangkau menjadikannya opsi yang cukup menarik di kelas tablet menengah tahun 2025.



