Motorola Moto Watch 120 resmi diluncurkan pada Agustus 2024 dan kini sudah tersedia di pasaran. Jam tangan pintar ini hadir tanpa konektivitas seluler, sehingga hanya mengandalkan fitur smartwatch dasar dan konektivitas Bluetooth 5.3 untuk terhubung dengan ponsel. Desainnya mengusung dimensi 50.6 x 44.6 x 11 mm dengan bobot ringan 55 gram, menjadikan jam ini nyaman dikenakan seharian.
Konstruksi Moto Watch 120 memadukan kaca depan, punggung berbahan plastik, dan bingkai dari paduan seng. Jam tangan pintar ini memiliki sertifikasi IP68, sehingga tahan debu dan air dengan kemampuan tahan terendam hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Moto Watch 120 kompatibel dengan tali standar berukuran 20mm.
Layar AMOLED dan Tampilan yang Jelas
Motorola mengadopsi layar AMOLED berukuran 1,43 inci dengan resolusi 320 x 320 piksel, yang memberikan ketajaman sekitar 316 piksel per inci. Layar ini menghasilkan tampilan yang cerah dan kontras baik untuk penggunaan di luar ruangan maupun dalam ruangan. Pengguna dapat menikmati interface yang responsif dengan Moto Watch OS sebagai sistem operasinya.
Fitur Kesehatan dan Sensor Lengkap
Moto Watch 120 dilengkapi dengan berbagai sensor penting seperti akselerometer, giroskop, sensor detak jantung, dan pengukur oksigen dalam darah (SpO2). Fitur ini mendukung pemantauan kesehatan secara real-time, sehingga cocok digunakan untuk aktivitas olahraga maupun keseharian. Keberadaan sensor ini menegaskan fokus Motorola pada fungsi wearable yang mendukung gaya hidup sehat.
Konektivitas dan Komunikasi
Meski tidak mendukung jaringan seluler, Moto Watch 120 menawarkan konektivitas Bluetooth 5.3 dengan profil A2DP dan LE. Fitur ini memungkinkan sinkronisasi data dengan ponsel pintar secara efisien dan mendukung pemutaran audio melalui loudspeaker yang tersedia di jam tangan. Namun, jam ini tidak dilengkapi Wi-Fi, NFC, radio, ataupun jack audio 3,5 mm.
Daya Tahan Baterai Optimal
Menggunakan baterai Li-Ion berkapasitas 300 mAh, perangkat ini mampu bertahan lama dalam pemakaian normal. Meski kapasitas baterai tergolong standar, optimasi dari Moto Watch OS diperkirakan memberikan penggunaan yang efisien. Hal ini penting agar pengguna tidak perlu sering mengisi ulang daya selama aktivitas seharian.
Pilihan Warna dan Harga Terjangkau
Motorola Moto Watch 120 hadir dalam tiga pilihan warna yang menarik, yaitu Glacier Silver, Phantom Black, dan Rose Gold. Warna-warna ini disesuaikan untuk berbagai selera pengguna dengan tampilan yang elegan. Harga resmi perangkat ini dibanderol sekitar 110 Euro, atau setara Rp1,9 juta, tergolong cukup kompetitif untuk kelas smartwatch dengan fitur yang lengkap.
Spesifikasi Utama Motorola Moto Watch 120
- Dimensi dan berat: 50.6 x 44.6 x 11 mm; 55 gram
- Layar: AMOLED 1,43 inci; resolusi 320 x 320 piksel (~316 ppi)
- Sistem operasi: Moto Watch OS
- Sensor: akselerometer, giroskop, detak jantung, SpO2
- Konektivitas: Bluetooth 5.3 (A2DP, LE), GPS bawaan
- Ketahanan: IP68 tahan debu dan air (1,5 meter selama 30 menit)
- Baterai: Li-Ion 300 mAh
- Pilihan warna: Glacier Silver, Phantom Black, Rose Gold
- Harga: sekitar Rp1,9 juta
Kemampuan Tracking dan Navigasi
Fitur GPS bawaan memungkinkan pengguna untuk melakukan tracking aktivitas outdoor seperti lari, bersepeda, dan hiking. Ini menghilangkan ketergantungan pada ponsel dalam pencatatan rute, sehingga lebih praktis bagi pengguna yang aktif. Teknologi GPS ini juga membantu dalam pemantauan data kesehatan yang berkaitan dengan aktivitas fisik.
Desain yang Sesuai Aktivitas Sehari-hari
Moto Watch 120 mendukung penggunaan tali jam standar 20 mm, sehingga pengguna punya kebebasan mengganti tali sesuai gaya atau kebutuhan. Material bingkai dan bodi yang kokoh menjadikan jam ini tahan terhadap benturan ringan serta kegiatan sehari-hari yang aktif. Dengan bobot hanya 55 gram, perangkat ini terasa ringan dan nyaman meski dipakai dalam jangka waktu lama.
Motorola Moto Watch 120 menawarkan kombinasi fitur kesehatan yang komprehensif, desain tahan air, dan layar AMOLED yang responsif. Jam tangan pintar ini sesuai bagi pengguna yang mencari smartwatch dengan harga terjangkau namun tidak mengorbankan kualitas dan fungsi. Keunggulan dalam daya tahan, sensor lengkap, serta konektivitas Bluetooth 5.3 menjadikannya pilihan menarik di pasar wearable devices tahun 2024.



