OnePlus 15T mulai mencuri perhatian karena membawa kombinasi yang jarang ditemukan di kelas flagship kompak. Ponsel ini hadir dengan layar 6,32 inci, bodi yang lebih ringkas, dan baterai 7.500 mAh, sehingga menarik bagi pengguna yang ingin performa tinggi tanpa harus memakai perangkat besar.
OnePlus mengumumkan perangkat ini pada 24 Maret 2026, dengan status rilis yang masih disebut “coming soon” dan jadwal edar diperkirakan pada Maret 2026. Dengan spesifikasi yang sudah beredar, OnePlus 15T terlihat diposisikan sebagai smartphone premium yang fokus pada tenaga, daya tahan, dan pengalaman harian yang serba cepat.
Desain lebih kecil, tetapi tetap terasa premium
OnePlus 15T mengusung dimensi 150,6 x 71,8 x 8,4 mm dengan bobot 194 gram. Ukuran tersebut membuat perangkat ini lebih mudah digenggam dibanding banyak flagship modern yang cenderung besar dan berat.
Material yang dipakai juga masih terasa kelas atas. Bagian depan menggunakan kaca, rangkanya memakai aluminium alloy, dan panel belakang dibuat dari fiber-reinforced plastic untuk menjaga bobot tetap terkendali.
OnePlus juga membekali ponsel ini dengan sertifikasi IP68/IP69K. Artinya, perangkat tahan debu dan air, termasuk semprotan air bertekanan tinggi, serta dapat bertahan di kedalaman hingga 1,5 meter selama 30 menit.
Layar AMOLED 165Hz jadi salah satu daya tarik utama
Di sektor tampilan, OnePlus 15T membawa panel AMOLED 6,32 inci dengan dukungan 1 miliar warna. Layarnya mendukung refresh rate 165Hz, PWM 3840Hz, Dolby Vision, HDR10+, dan HDR Vivid.
Tingkat kecerahannya juga tergolong sangat tinggi. OnePlus mencantumkan 800 nits dalam kondisi normal, 1.800 nits pada mode HBM, dan puncak 3.600 nits untuk tampilan luar ruangan yang lebih terang.
Resolusi layar berada di 1216 x 2640 piksel dengan rasio 19,5:9 dan kepadatan sekitar 460 ppi. Perlindungan layarnya memakai Crystal Shield Glass, yang ditujukan untuk meningkatkan ketahanan terhadap goresan dan benturan ringan.
Performa tinggi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Dari sisi dapur pacu, OnePlus 15T mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 berbasis fabrikasi 3 nm. Chipset ini dipasangkan dengan CPU octa-core yang terdiri dari dua inti Oryon V3 Phoenix L 4,6 GHz dan enam inti Oryon V3 Phoenix M 3,62 GHz.
Pengolah grafisnya memakai Adreno 840. Kombinasi ini menunjukkan bahwa OnePlus menargetkan performa kelas puncak untuk gaming, multitasking berat, dan penggunaan jangka panjang.
Sistem operasinya juga sudah baru. Di pasar global, ponsel ini memakai Android 16 dengan OxygenOS 16, sedangkan versi China menjalankan ColorOS 16.
Opsi memori besar untuk kebutuhan berat
OnePlus 15T tidak menyediakan slot kartu memori, sehingga pengguna harus memilih kapasitas internal sejak awal. Pilihan yang tersedia cukup beragam, mulai dari 256GB dengan 12GB RAM hingga 1TB dengan 16GB RAM.
Berikut pilihan memori yang tercatat:
- 256GB + 12GB RAM
- 256GB + 16GB RAM
- 512GB + 12GB RAM
- 512GB + 16GB RAM
- 1TB + 16GB RAM
Semua varian menggunakan penyimpanan UFS 4.1. Teknologi ini biasanya menawarkan kecepatan baca-tulis yang lebih tinggi, sehingga membantu membuka aplikasi, memuat game, dan menyalin file besar dengan lebih cepat.
Kamera ganda 50 MP dengan zoom optik 3,5x
Untuk fotografi, OnePlus 15T memakai dua kamera belakang. Kamera utama beresolusi 50 MP dengan aperture f/1.8, sudut pandang 24 mm, sensor 1/1.56 inci, ukuran piksel 1,0µm, multi-directional PDAF, dan OIS.
Kamera kedua juga 50 MP, tetapi memakai lensa telephoto 85 mm dengan zoom optik 3,5x, PDAF, dan OIS. Konfigurasi ini memberi fleksibilitas lebih untuk memotret subjek jarak dekat maupun jauh.
Fitur tambahan yang tersedia mencakup color spectrum sensor, LED flash, HDR, dan panorama. Untuk video, kamera belakang mendukung perekaman hingga 8K 30fps, serta 4K 120fps dan 1080p hingga 240fps.
Di depan, OnePlus menempatkan kamera selfie 16 MP dengan aperture f/2.4. Kamera ini mendukung HDR, panorama, serta perekaman 1080p 30fps dengan gyro-EIS.
Baterai besar jadi sorotan lain
Salah satu spesifikasi paling menonjol ada pada baterainya. OnePlus 15T membawa baterai Si/C Li-Ion berkapasitas 7.500 mAh, yang jauh lebih besar dari banyak ponsel kompak di kelas premium.
Untuk pengisian daya, perangkat ini mendukung 100W wired, 50W wireless, dan 10W reverse wired. Ada juga dukungan 44W dan 100W UFCS, 55W PPS, serta 18W PD/QC.
OnePlus mencantumkan pengisian hingga 61% dalam 30 menit. Angka ini menandakan ponsel ini tidak hanya besar di kapasitas, tetapi juga cepat saat diisi ulang.
Konektivitas lengkap untuk pengguna modern
Di sektor konektivitas, OnePlus 15T sudah mendukung jaringan GSM, HSPA, LTE, dan 5G. Dukungan pita 5G-nya juga cukup luas, termasuk SA, NSA, dan Sub-6.
Perangkat ini juga memiliki Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6/7, Bluetooth 6.0, NFC, port inframerah, GPS multi-sistem, dan USB Type-C 2.0 dengan OTG. Untuk audio, OnePlus tetap menyertakan stereo speaker, tetapi tidak menyediakan jack 3,5 mm.
Sensor yang tersedia meliputi fingerprint ultrasonik di bawah layar, accelerometer, gyro, proximity, dan compass. Dengan susunan ini, OnePlus 15T terlihat ditujukan untuk pengguna yang mengutamakan kecepatan akses dan keamanan biometrik yang lebih modern.
Posisi OnePlus 15T di pasar flagship kompak
Kombinasi layar cepat, chipset paling kencang dari Qualcomm, kamera telephoto, dan baterai 7.500 mAh membuat OnePlus 15T tampil menonjol di kelasnya. Banyak flagship kompak biasanya harus berkompromi pada kapasitas baterai, tetapi model ini justru datang dengan angka yang sangat agresif.
Pilihan warna yang tersedia adalah Brown, Green, dan White. Sementara itu, kode modelnya tercatat PLZ110, yang umumnya menjadi penanda awal identitas perangkat sebelum distribusi lebih luas.
Dengan spesifikasi yang sudah beredar, OnePlus 15T berpotensi menjadi salah satu ponsel paling menarik bagi pengguna yang mencari ukuran ringkas, performa tinggi, dan daya tahan baterai besar dalam satu paket. Kalau OnePlus menjaga harga tetap kompetitif saat peluncuran resminya, perangkat ini bisa menjadi penantang serius di segmen flagship kompak global.



