Samsung Galaxy S25+ resmi diluncurkan pada Januari 2025 dan mulai tersedia untuk konsumen pada awal Februari 2025. Ponsel ini hadir sebagai salah satu flagship terbaru dari Samsung dengan dukungan teknologi jaringan lengkap mulai dari 2G hingga 5G. Model ini mendukung jaringan GSM, CDMA, HSPA, EVDO, LTE, serta 5G dengan berbagai frekuensi internasional dan Amerika Serikat yang memungkinkan konektivitas cepat di berbagai wilayah.
Desain Samsung Galaxy S25+ berukuran 158,4 x 75,8 x 7,3 mm dan berat 190 gram. Ponsel ini menggunakan material premium berupa kaca Gorilla Glass Victus 2 di bagian depan dan belakang, dengan bingkai aluminium yang kuat. Perangkat ini juga sudah memiliki sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan terhadap debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, serta menggunakan aluminium armor 2 untuk perlindungan ekstra.
Layar dan Tampilan
Samsung membekali Galaxy S25+ dengan layar Dynamic LTPO AMOLED 2X berukuran 6,7 inci. Resolusi layar mencapai 1440 x 3120 piksel dengan rasio 19,5:9 dan kerapatan sekitar 513 ppi yang menghasilkan gambar tajam dan jernih. Layar ini mendukung refresh rate 120Hz dan teknologi HDR10+ dengan tingkat kecerahan puncak hingga 2600 nits, cocok untuk konten multimedia dalam kondisi cahaya intens sekalipun. Perlindungan layar dioptimalkan melalui Corning Gorilla Glass Victus 2 dengan tingkat kekerasan Mohs level 5, sehingga lebih tahan goresan.
Performa dan Platform
Sektor performa ditopang oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite terbaru dengan arsitektur proses 3 nm. Konfigurasi CPU terdiri dari delapan inti dengan dua core utama berkecepatan hingga 4,47 GHz dan enam core efisiensi bekerja pada 3,53 GHz. Pengolahan grafis dipercayakan pada GPU Adreno 830 yang berjalan pada frekuensi 1200 MHz. Galaxy S25+ menjalankan sistem operasi Android 15 dengan antarmuka One UI 7 dan menawarkan dukungan pembaruan hingga tujuh versi utama Android, memastikan perangkat tetap up-to-date dalam jangka panjang.
Memori internal ponsel ini menggunakan teknologi UFS 4.0 dengan opsi kapasitas 256GB atau 512GB yang dipadukan dengan RAM sebesar 12GB. Tidak tersedia slot kartu memori eksternal, sehingga pengguna perlu mengatur penyimpanan internal dengan baik.
Kamera Unggulan
Samsung Galaxy S25+ menggunakan konfigurasi tiga kamera utama dengan sensor utama 50 MP, aperture f/1.8, lengkap dengan fitur PDAF ganda dan Optical Image Stabilization (OIS). Kamera telefoto 10 MP memiliki zoom optik 3x serta OIS, sedangkan kamera ultrawide 12 MP menawarkan sudut pandang 120 derajat untuk foto lanskap dan grup. Fitur-fitur tambahan seperti Best Face, LED flash, Auto HDR, dan panorama melengkapi kemampuan kamera. Perekaman video mendukung resolusi hingga 8K pada 24/30 fps serta 4K pada 60 fps dengan dukungan HDR10+ dan stabilisasi gyro-EIS.
Kamera depan beresolusi 12 MP dengan aperture f/2.2 mendukung fokus otomatis dual pixel PDAF. Kamera selfie ini mampu merekam video 4K hingga 60 fps serta dilengkapi fitur HDR dan HDR10+ untuk menangkap momen selfie dengan kualitas baik dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Fitur Konektivitas dan Audio
Kelengkapan konektivitas pada Galaxy S25+ meliputi Wi-Fi 7 tri-band, Bluetooth 5.4, dan sejumlah sistem penentuan posisi seperti GPS, GLONASS, BDS, Galileo, dan QZSS. Ponsel ini juga mendukung NFC untuk pembayaran digital dan USB Type-C versi 3.2 dengan fitur DisplayPort 1.2 serta OTG. Samsung menyediakan speaker stereo berkualitas tinggi dengan dukungan audio bitrate tinggi, namun tidak menghadirkan jack audio 3,5 mm.
Perangkat ditawarkan dalam banyak pilihan warna menarik, antara lain Icy Blue, Mint, Navy, Silver Shadow, Pink Gold, Coral Red, dan Blue Black, menjadikan pengguna bisa memilih sesuai dengan gaya pribadi.
Daya Tahan Baterai dan Pengisian
Samsung membekali Galaxy S25+ dengan baterai berkapasitas 4900 mAh yang cukup besar untuk penggunaan sepanjang hari. Teknologi pengisian cepat kabel sebesar 45W mampu mengisi daya hingga 65% dalam 30 menit. Selain itu tersedia pengisian nirkabel 15W dan fitur reverse wireless charging 4,5W untuk mengisi perangkat lain secara wireless. Pengujian menunjukkan ponsel ini mampu bertahan dengan penggunaan aktif selama 14 jam 26 menit, dan memiliki daya tahan baterai kelas B berdasarkan label energi Uni Eropa.
Sensor dan Keamanan
Ponsel flagship ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari ultrasonik yang terpasang di bawah layar. Sensor tambahan lainnya seperti akselerometer, gyro, proximity, kompas, dan barometer turut mendukung beragam fitur. Samsung juga menyematkan dukungan Samsung DeX baik secara kabel maupun wireless yang menghadirkan pengalaman desktop dengan mudah hanya melalui ponsel ini. Fitur Ultra Wideband (UWB) turut memperluas kemampuan konektivitas jarak dekat.
Harga dan Ketersediaan
Harga awal Samsung Galaxy S25+ berada di kisaran 7,3 juta Rupiah jika dikonversi dari US$ 446,77 yang tertera pada beberapa pasar internasional. Harga bisa berbeda tergantung negara dan operator. Model ini hadir dalam beberapa varian model untuk berbagai negara guna mendukung kompatibilitas jaringan dan servis.
Samsung Galaxy S25+ menawarkan kombinasi performa tinggi, layar tajam, kamera berkelas, dan desain premium yang tahan banting. Kemampuan update sistem operasi hingga 7 versi Android juga menjanjikan pengalaman penggunaan smartphone jangka panjang. Model ini menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari smartphone flagship dengan fitur lengkap dan dukungan teknologi terbaru di tahun 2025.
Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S25+
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Jaringan | |
| Teknologi | GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE / 5G |
| 2G bands | GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 CDMA 800 / 1900 & TD-SCDMA |
| 3G bands | HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100 CDMA2000 1xEV-DO |
| 4G bands | 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 17, 18, 19, 20, 25, 26, 28, 32, 38, 39, 40, 41, 66 – International 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 14, 18, 19, 20, 25, 26, 28, 29, 30, 38, 39, 40, 41, 48, 66, 71 – USA unlocked |
| 5G bands | 1, 2, 3, 5, 7, 8, 12, 20, 25, 26, 28, 38, 40, 41, 66, 75, 77, 78 SA/NSA/Sub6 – International 1, 2, 5, 7, 25, 28, 41, 66, 71, 77, 78, 257, 258, 260, 261 SA/NSA/Sub6/mmWave – USA unlocked |
| Kecepatan | HSPA, LTE (up to 7CA), 5G |
| Peluncuran | |
| Diumumkan | 2025, 22 Januari |
| Status | Tersedia. Dirilis 3 Februari 2025 |
| Bodi | |
| Dimensi | 158.4 x 75.8 x 7.3 mm (6.24 x 2.98 x 0.29 in) |
| Berat | 190 g (6.70 oz) |
| Bahan | Depan kaca (Gorilla Glass Victus 2), belakang kaca (Gorilla Glass Victus 2), bingkai aluminium |
| SIM | · Nano-SIM + Nano-SIM + eSIM + eSIM (maks 2 sekaligus) – Internasional · Nano-SIM + eSIM + eSIM (maks 2 sekaligus) – AS · Nano-SIM + Nano-SIM – Tiongkok |
| Lainnya | IP68 tahan debu dan air (tenggelam sampai 1.5m selama 30 menit) Armor aluminium 2 bingkai |
| Layar | |
| Tipe | Dynamic LTPO AMOLED 2X, 120Hz, HDR10+, 2600 nits (puncak) |
| Ukuran | 6.7 inci, 110.2 cm² (~91.8% rasio layar ke bodi) |
| Resolusi | 1440 x 3120 piksel, rasio 19.5:9 (~513 ppi kerapatan) |
| Perlindungan | Corning Gorilla Glass Victus 2, tingkat Mohs 5 |
| Platform | |
| OS | Android 15, hingga 7 pembaruan utama Android, One UI 7 |
| Chipset | Qualcomm SM8750-AC Snapdragon 8 Elite (3 nm) |
| CPU | Octa-core (2×4.47 GHz Oryon V2 Phoenix L + 6×3.53 GHz Oryon V2 Phoenix M) |
| GPU | Adreno 830 (1200 MHz) |
| Memori | |
| Slot kartu | Tidak ada |
| Internal | 256GB 12GB RAM, 512GB 12GB RAM |
| Lainnya | UFS 4.0 |
| Kamera Utama | |
| Triple | 50 MP, f/1.8, 24mm (wide), 1/1.56″, 1.0µm, dual pixel PDAF, OIS 10 MP, f/2.4, 67mm (telephoto), 1/3.94″, 1.0µm, PDAF, OIS, zoom optik 3x 12 MP, f/2.2, 13mm, 120˚ (ultrawide), 1/2.55″, 1.4µm, Super Steady video |
| Fitur | Best Face, LED flash, auto-HDR, panorama |
| Video | 8K@24/30fps, 4K@30/60fps, 1080p@30/60/120/240fps, 10-bit HDR, HDR10+, rekaman suara stereo, gyro-EIS |
| Kamera Selfie | |
| Single | 12 MP, f/2.2, 26mm (wide), 1/3.2″, 1.12µm, dual pixel PDAF |
| Fitur | HDR, HDR10+ |
| Video | 4K@30/60fps, 1080p@30fps |
| Suara | |
| Loudspeaker | Ya, dengan speaker stereo |
| Jack 3.5mm | Tidak ada |
| Lainnya | Dukungan audio kualitas tinggi (High-bitrate audio support) |
| Komunikasi | |
| WLAN | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6e/7, tri-band, Wi-Fi Direct |
| Bluetooth | 5.4, A2DP, LE |
| Posisi | GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS |
| NFC | Ya |
| Radio | Tidak ada |
| USB | USB Type-C 3.2, DisplayPort 1.2, OTG |
| Fitur | |
| Sensor | Fingerprint (di bawah layar, ultrasonic), akselerometer, gyro, proximity, kompas, barometer |
| Lainnya | Samsung DeX, Samsung Wireless DeX (dukungan pengalaman desktop) Dukungan Ultra Wideband (UWB) |
| Baterai | |
| Tipe | Li-Ion 4900 mAh |
| Pengisian | 45W kabel, PD3.0, 65% dalam 30 menit 15W nirkabel (Qi2 Ready) 4.5W pengisian balik nirkabel |
| Berbagai | |
| Warna | Icy Blue, Mint, Navy, Silver Shadow, Pink Gold, Coral Red, Blue Black |
| Model | SM-S936B, SM-S936B/DS, SM-S936U, SM-S936U1, SM-S936W, SM-S936N, SM-S9360, SM-S936E, SM-S936E/DS |
| SAR | 1.16 W/kg (kepala), 0.81 W/kg (tubuh) |
| SAR EU | 1.26 W/kg (kepala), 1.26 W/kg (tubuh) |
| Harga | $ 446.77 / € 815.00 |
| Hasil Pengujian Kami | |
| Performa | AnTuTu: 2,133,477 (v10) GeekBench: 9669 (v6) 3DMark: 6601 (Wild Life Extreme) |
| Layar | Kecerahan maksimal 1449 nits (terukur) |
| Loudspeaker | -25.1 LUFS (Sangat baik) |
| Baterai | Skor penggunaan aktif 14 jam 26 menit |
| Label EU | |
| Energi | Kelas B |
| Baterai | Ketahanan 43 jam 38 menit, 2000 siklus |
| Jatuh bebas | Kelas A (270 jatuhan) |
| Perbaikan | Kelas C |



