Samsung Galaxy Watch8 resmi diluncurkan pada Juli 2025 dan sudah tersedia di pasaran. Jam tangan pintar ini hadir dengan berbagai peningkatan fitur dan desain yang solid untuk memenuhi kebutuhan pengguna aktif dan penggemar teknologi wearable.
Perangkat ini tersedia dalam dua ukuran, yaitu 44mm dan 40mm, dengan bobot yang ringan masing-masing 34 gram dan 30 gram. Galaxy Watch8 menawarkan kombinasi layar Super AMOLED 1,47 inci dengan resolusi 480×480 piksel dan kecerahan hingga 3000 nits untuk kenyamanan tampilan di berbagai kondisi pencahayaan.
Desain Tangguh dan Material Premium
Samsung membalut Galaxy Watch8 dengan kaca safir di bagian depan yang tahan gores dan rangka aluminium bermaterial Armor Aluminum 2 yang mengikuti standar MIL-STD-810H. Jam ini juga memiliki sertifikasi IP68 yang menjamin ketahanan terhadap debu dan air hingga kedalaman 50 meter (5 ATM).
Konstruksi smartwatch ini memungkinkan pengguna memakai perangkat dalam berbagai aktivitas, mulai olahraga hingga penggunaan sehari-hari, tanpa khawatir terhadap kerusakan akibat air atau benturan ringan.
Performa Unggul dengan Chipset Terbaru
Galaxy Watch8 mengandalkan chipset Exynos W1000 (3 nm) dengan prosesor penta-core dan GPU Mali-G68. Perangkat ini menjalankan sistem operasi Android Wear OS 6 yang dikustomisasi melalui antarmuka One UI 8 Watch dari Samsung.
Memori internal sebesar 32GB dipadukan dengan RAM 2GB memastikan pengguna dapat menyimpan aplikasi dan data dengan lancar tanpa perlu khawatir mengalami kelambatan performa.
Fitur Konektivitas dan Sensor Lengkap
Smartwatch ini dibekali teknologi seluler LTE dengan eSIM, GSM, HSPA, serta dukungan berbagai pita frekuensi 4G untuk konektivitas internet dan panggilan secara mandiri tanpa bergantung pada ponsel. Bluetooth versi 5.3 juga tersedia untuk sinkronisasi cepat dengan perangkat lain.
Untuk navigasi, Galaxy Watch8 memanfaatkan GPS dengan dukungan L1 dan L5, serta sistem lokasi GLONASS, GALILEO, dan BDS agar pelacakan posisi lebih akurat. NFC juga disediakan untuk pembayaran digital tanpa kontak secara mudah dan aman.
Samsung melengkapi jam tangan ini dengan sederet sensor canggih, yakni akselerometer, giroskop, sensor detak jantung, barometer, altimeter, kompas, SpO2, sensor suhu kulit, BioActive sensor, dan indeks antioksidan. Fitur ECG dan monitor tekanan darah sudah memiliki sertifikasi resmi sehingga cocok untuk analisis kesehatan secara mendalam.
Baterai dan Pengisian
Samsung Galaxy Watch8 mengusung baterai Lithium-Ion 435 mAh yang diklaim mampu bertahan seharian penuh dalam penggunaan normal. Pengisian daya sudah mendukung wireless charging 10W sehingga pengisian lebih praktis dan tanpa kabel langsung.
Pilihan Warna dan Harga
Perangkat ini tersedia dalam dua varian warna utama yaitu Graphite dan Silver. Menurut data harga resmi, Galaxy Watch8 dibanderol mulai dari US$330 atau sekitar Rp5 juta. Harga ini cukup bersaing dibandingkan dengan smartwatch kelas atas lain yang memiliki fitur serupa.
Kelebihan Samsung Galaxy Watch8
- Konstruksi premium dengan kaca safir dan Armor Aluminum 2.
- Layar Super AMOLED sangat cerah mencapai 3000 nits.
- Chipset terbaru Exynos W1000 efisien dan responsif.
- OS Wear OS 6 dengan One UI 8 Watch ramah pengguna.
- Sensor kesehatan lengkap dan fitur medis terstandarisasi.
- Dukungan jaringan LTE dengan eSIM mandiri.
- Sertifikasi IP68 dan MIL-STD-810H menjaga ketahanan perangkat.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
- Tidak tersedia slot kartu memori eksternal.
- Tidak memiliki kamera onboard.
- Tidak ada port USB maupun jack audio 3,5 mm.
Samsung Galaxy Watch8 menjadi solusi smartwatch unggulan bagi pengguna Android yang menginginkan perangkat dengan desain tangguh, fitur kesehatan lengkap, dan konektivitas lancar. Dengan harga sekitar Rp5 juta, fitur yang dibawa sangat seimbang dan menjadi pilihan tepat untuk wearable masa kini yang multifungsi dan mudah digunakan.
Pengguna yang aktif dan peduli terhadap data kesehatan serta produktivitas akan memperoleh manfaat besar dengan Galaxy Watch8 di pergelangan tangan mereka. Teknologi dari chipset 3nm dan sensor terintegrasi membuka peluang pemantauan kesehatan yang lebih akurat dan konektivitas yang nyaman di era digital saat ini.



