ZTE Blade A35 merupakan ponsel entry-level terbaru yang resmi diluncurkan pada Oktober 2024. Smartphone ini dirancang untuk pengguna yang menginginkan perangkat dengan harga terjangkau namun tetap menawarkan kinerja dasar yang memadai. ZTE Blade A35 hadir dengan layar IPS LCD berukuran 6,75 inci dengan refresh rate 90Hz yang mendukung pengalaman visual lebih halus.
Ponsel ini menjalankan sistem operasi Android 14 versi Go edition, yang dioptimalkan untuk perangkat dengan spesifikasi rendah dan RAM terbatas. Prosesornya menggunakan chipset Unisoc SC9863A1 berbasis teknologi 22 nm, dengan konfigurasi octa-core yang terdiri dari empat inti Cortex-A55 dengan kecepatan 1,6 GHz dan empat inti Cortex-A55 pada 1,2 GHz. GPU yang digunakan adalah IMG8322, cukup untuk kebutuhan multimedia dan aplikasi ringan sehari-hari.
Desain dan Dimensi
ZTE Blade A35 memiliki dimensi 167,7 x 77,4 x 8,5 mm, dengan rasio layar terhadap bodi sekitar 83,5%. Meskipun belum diumumkan secara spesifik beratnya, bodi smartphone ini terlihat ramping dan terbilang nyaman digenggam. Ponsel ini mendukung dual SIM dengan tipe Nano-SIM dan memiliki slot kartu microSDXC terdedikasi untuk ekspansi memori.
Layar dan Visual
Layar berukuran besar 6,75 inci ini memiliki resolusi HD+ 720 x 1600 piksel dengan aspek rasio 20:9. Kerapatan piksel sekitar 262 ppi sudah cukup untuk menunjang tampilan teks dan gambar yang jernih pada kelasnya. Dengan teknologi IPS LCD dan refresh rate 90Hz, ZTE Blade A35 menjanjikan visual yang responsif dan cukup terang untuk penggunaan sehari-hari meskipun masih terbilang standar di kelas entry-level.
Memori dan Penyimpanan
Ada dua varian memori yang ditawarkan, yakni RAM 2GB dan 4GB, dengan penyimpanan internal sebesar 64GB pada kedua varian. Kapasitas penyimpanan ini dilengkapi dengan teknologi eMMC 5.1, serta tersedia slot microSD terdedikasi untuk menambah kapasitas hingga yang dibutuhkan pengguna. Kombinasi RAM dan penyimpanan ini cukup untuk mendukung aktivitas ringan seperti browsing, media sosial, dan aplikasi chatting.
Kamera dan Fotografi
ZTE Blade A35 dibekali dengan satu kamera utama beresolusi 8 MP yang sudah dilengkapi dengan autofokus dan LED flash. Kamera ini mampu merekam video dengan resolusi full HD 1080p pada 30fps. Untuk selfie, ponsel ini menggunakan kamera depan 2 MP yang diinterpolasi menjadi 5 MP, mendukung pengambilan foto selfie dengan kualitas cukup baik untuk kebutuhan media sosial ringan.
Konektivitas dan Fitur Tambahan
Smartphone ini mendukung konektivitas jaringan GSM, HSPA, dan LTE dengan beragam frekuensi yang kompatibel di Indonesia. Fitur Wi-Fi masih mengandalkan standar 802.11 b/g/n, sementara Bluetooth versi 5.2 sudah tersedia untuk konektivitas yang lebih stabil. Ponsel ini memiliki modul GPS lengkap dengan dukungan GALILEO dan GLONASS, serta dilengkapi dengan radio FM dan port USB Type-C 2.0. Sayangnya, fitur NFC tidak disediakan pada ponsel ini.
Sensor dan Audio
Satu sensor yang tersedia adalah accelerometer, yang memadai untuk kebutuhan orientasi layar dan aplikasi sederhana. ZTE Blade A35 mendukung loudspeaker dan tetap menyediakan jack audio 3,5 mm untuk kemudahan penggunaan earphone kabel tradisional.
Baterai dan Pengisian Daya
ZTE Blade A35 dibekali baterai berkapasitas besar 5000 mAh, yang dapat mendukung penggunaan seharian penuh tanpa perlu sering mengisi daya. Pengisian daya dilakukan dengan charger 10W wired yang standar, sehingga waktu pengisian mungkin memakan waktu lebih lama dibandingkan ponsel dengan fast charging lebih tinggi.
Pilihan Warna dan Harga
Ponsel ini tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Starry Black dan Clover Green. Harga resmi ZTE Blade A35 di pasar global sekitar 80 euro, yang jika dikonversi ke Rupiah Indonesia berkisar Rp 1.300.000. Ini menjadikannya pilihan yang menarik bagi mereka yang mencari smartphone baru dengan budget sangat terbatas.
Kesimpulan Sementara
ZTE Blade A35 cocok untuk pengguna yang membutuhkan smartphone dasar dengan layar besar dan baterai awet. Spesifikasi yang ditawarkan sesuai dengan harga dan segmen pasar yang dituju, yakni entry-level untuk penggunaan sederhana. Dengan sistem Android Go, ZTE berusaha memberikan performa optimal meskipun dengan hardware yang terbatas. Berdasarkan data spesifikasi terbaru, smartphone ini dapat menjadi alternatif menarik di pasar ponsel kelas bawah.



