
Memasuki tahun 2026, banyak pecinta golf kembali aktif setelah jeda panjang, sebagai bagian dari resolusi hidup sehat dan bugar. Namun, peningkatan intensitas bermain yang terlalu cepat kerap menyebabkan nyeri otot dan risiko cedera jika tidak diantisipasi sejak awal.
Dokter spesialis ortopedi dari Mayapada Hospital Kuningan, Jafri Hasan, menekankan bahwa berbagai cedera seperti keseleo, strain, patah tulang, dan dislokasi bisa terjadi terutama pada bahu, siku, pinggang, paha, lutut, betis, dan pergelangan kaki. Ia mengingatkan pentingnya mengenali tanda awal cedera agar penanganan segera dilakukan.
Langkah Awal Penanganan Cedera dengan Metode PRICE
PRICE merupakan protokol pertolongan pertama yang terdiri dari lima tahap. Pertama, Protection yaitu melindungi area cedera dengan bidai atau penyangga. Kedua, Rest dengan menghentikan aktivitas fisik yang memberi tekanan pada bagian tubuh cedera.
Selanjutnya, Ice dilakukan dengan mengompres es selama 15–20 menit setiap 2–3 jam untuk meredakan bengkak dan nyeri. Compression menggunakan perban elastis membantu mengurangi pembengkakan. Terakhir, Elevation dengan mengangkat area cedera lebih tinggi dari jantung saat beristirahat mempercepat pemulihan.
Jika nyeri memburuk, pembengkakan bertambah, atau terjadi perubahan bentuk pada sendi, konsultasi medis harus segera dilakukan untuk evaluasi lebih lanjut. Penanganan lanjut biasanya melibatkan imobilisasi untuk pembatasan gerak agar cedera tidak bertambah parah.
Fisioterapi dan Rehabilitasi untuk Pemulihan Optimal
Dr. Zeth Boroh dari Mayapada Hospital menambahkan bahwa tahap terapi lanjutan sangat penting dilakukan. Penggunaan perban elastis atau light brace melindungi area cedera sekaligus membatasi gerak. Terapi fisik dan rehabilitasi bertujuan mengembalikan fungsi otot dan sendi serta mempersiapkan golfer kembali bermain dengan aman.
Pada kasus cedera yang lebih serius, prosedur minimal invasif seperti arthroscopy dapat menjadi pilihan. Teknik ini menggunakan sayatan kecil untuk diagnosis dan perbaikan sendi, sehingga proses pemulihan menjadi lebih cepat dan rasa sakit lebih minimal.
Dukungan Medis dari Mayapada Hospital untuk Golfer
Mayapada Hospital berperan aktif mendukung kegiatan golf sebagai official medical partner pada beberapa turnamen bergengsi. Fasilitas yang disediakan di antaranya layanan sports physiotherapy, ambulans siaga, dan berbagai pemeriksaan kesehatan yang menitikberatkan pada performa dan pencegahan cedera.
Beberapa pemeriksaan yang ditawarkan meliputi analisis kekuatan genggaman tangan, screening risiko diabetes berbasis AI, pemeriksaan postur tubuh, serta pengukuran indeks massa tubuh (IMT). Hal ini membantu para golfer mengenali kondisi fisik mereka dan mengelola kebugaran dengan lebih baik.
Layanan Komprehensif untuk Mencegah dan Menangani Cedera
Untuk menjaga performa olahraga dan meminimalkan risiko cedera, Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) menawarkan layanan yang lengkap. Mulai dari skrining risiko cedera, pencegahan, penanganan, hingga program peningkatan performa fisik secara menyeluruh.
Fasilitas pendukung seperti gym, pengukuran VO₂ Max, dan Body Composition Analysis menjadi sarana untuk optimalisasi kebugaran. Informasi dan layanan kesehatan dari Mayapada Hospital juga mudah diakses melalui aplikasi MyCare, yang menyediakan fitur monitoring kebugaran seperti langkah kaki, detak jantung, kalori terbakar, dan Body Mass Index (BMI).
Dengan pendekatan ini, golfer dapat menjalani aktivitas olahraga dengan lebih aman, sehat, dan berkelanjutan di tahun 2026 tanpa risiko nyeri yang berujung cedera serius. Pendekatan preventif dan penanganan tepat sejak dini sangat krusial dalam memastikan kualitas hidup yang optimal selama bermain golf.
Baca selengkapnya di: lifestyle.bisnis.com




